Peduli Tumbuh Kembang Mental dan Karakter Anak, Babinsa Pulau Burung Lakukan Pendampingan Maghrib Mengaji
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Babinsa Pulau Burung, Serma Ardi Kusno kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap tumbuh kembang mental dan karakter anak-anak melalui kegiatan pendampingan maghrib mengaji.
Pelaksanaan kegiatan maghrib mengaji dipusatkan di Surau Nurul Ikhsan, Dusun Besika Jaya, Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Rabu (18/9/2019).
"Mengaji dan memberikan pendidikan agama sejak dini salah satu hal yang paling penting untuk diajarkan kepada anak karena hal ini menjadi dasar untuk pembentukan karakter dan kepribadian yang baik bagi anak-anak," pungkas Ardi Kusno.
Menurut Ardi Kusno, kegiatan maghrib mengaji dilaksanakan menyusul banyaknya kasus yang berkaitan dengan turunnya akhlak dan moral yang tidak baik pada anak.
"Kita berharap upaya ini dapat memberikan dampak yang baik dan mewujudkan cita-cita bangsa yang membutuhkan generasi tidak hanya cerdas tetapi juga memiliki akhlak dan perilaku yang baik," tutur Ardi Kusno seraya mengatakan kegiatan maghrib mengaji mesti terus digalakkan sebagaimana harapan Dandim 0314/Inhil.
Kegiatan maghrib mengaji Surau Nurul Ikhsan, Dusun Besika Jaya, Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung kali ini diikuti oleh sekitar 15 orang. Kegiatan yang dimulai ba'da maghrib selesai pada pukul 19.25, kemudian dilanjutkan dengan shalat Isya berjamaah.


Berita Lainnya
Di Momen Perpisahan, AKP Anra Nosa Titip Program Magrib Mengaji dan Budaya Membaca Al-Qur'an
PBH PERADI Pekanbaru Soroti Mandeknya Sengketa Eks Karyawan RS Syafira, Desak Disnaker Bertindak Tegas
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
Polsek KSKP Dampingi Petani Perkuat Swasembada Pangan
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
PBH PERADI Minta Kapolda Riau Turun Tangan Usut Dugaan Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau
Polsek Sabak Auh Kawal Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Sungai Koto Kampar Hulu Diduga Tercemar, DLH Kampar Ambil Sampel Air: Hasil Lab Ditunggu 14 Hari