Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Pelaksanaan Pilkada Serentak Inhu di Masa Pandemi Covid-19
Nusaperdana.com, Inhu - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan hal yang dinanti oleh khalayak masyarakat, hal ini dikarenakan kepala daerah memiliki tugas dan wewenang yang dapat memakmurkan daeranya.
Riau merupakan provinsi yang pada tahun ini akan melaksanakan pilkada serentak, sedikitnya ada 8 kabupaten yang bakal turut mensukseskan pilkada serentak, salah satunya adalah kabupaten indragiri hulu.
Namun kali ini ada pemandangan yang berbeda, karena pada tahun ini pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak dalam kondisi pandemi Covid-19. Ini akan menjadi pesta demokrasi yang bakal mencatat sejarah karena masyarakat wajib mengikuti protokol kesehatan.
Dikatakan oleh Afrizal, S.Fil.,M.Fil.MA yang merupakan Dosen diberbagai universitas dan perguruan tinggi mengatakan bahwa tahun ini adalah tahun politik daerah yang diikuti oleh 270 daerah diindonesia dan 8 daerah di provinsi Riau, namun pilkada kali ini dalam kondisi covid-19 yang mana pemilih diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan.
"pilkada itu termasuk pesta demokrasi yang seharusnya diberikan hak penuh terhadap masyarakat." Ujar Afrizal kepada NusaPerdana
Dengan kondisi pademi covid-19 ini proses pilkada serentak dinilai kurang berjalan dengan baik, seperti di kabupaten indragiri hulu yang telah menyelenggarakan Debat pilkada di kota pekanbaru yang termasuk dalam zona merah.
"seharusnya pelaksanaan debat paslon itu dilakukan didalam kabupaten inhu saja bukan di pekanbaru karena pekanbaru masih dalam zona merah. " Tambahnya
Pilkada dalam kondisi pandemi covid-19 memang tidak seperti pilkada sebelum pandemi yang bisa melakukan kampanye terbuka, dalam hal ini terjadinya money politik itu tinggi. Untuk menghindari hal itu masyarakat harus selektif dalam menentukan pilihannya agar inhu dipimpin oleh orang yang tepat.
"ada tiga konsep yang harus dilakukan oleh para paslon dalam pilkada tahun ini yaitu harus transparan, objektif dan menjadikan masyarakat sebagai ujung tombak dalam mendobrak ekonomi. "Tutup Afrizal. (Karto)


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara