Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Peternak Sapi di Rohil Hilang Diterkam Buaya
Nusaperdana.com, Rohil - Konflik satwa dengan manusia kembali terjadi di Riau. Kali ini, peternak sapi di Desa Bentayan Baru, Kecamatan Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir, Riau bernama Suarno (48), hilang akibat diterkam buaya. Korban diterkam saat cari rumput untuk makan sapi miliknya.
"Insiden korban diterkam buaya Rabu kemarin pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIB.
Awalnya, korban dan anaknya Rahmad pagi sekitar 08.00 WIB berangkat dari rumah pergi cari rumput untuk makan sapi," kata Kapolres Rokan Hilir, AKBP Andrian Pramudianto, Kamis (16/2/2023).
Mereka berdua mencari rumput di Parit Bentayan Jalur 7 Blok B. Namun, sekitar pukul 09.30 WIB, Suarno sudah tak terlihat di lokasi rumput.
Merasa panik, Ahmad minta bantuan warga bernama Sakur (61) untuk mencari ayahnya. Lalu Sakur dan Ahmad mencari korban di sekitar lokasi tempat mencari rumput.
"Anak korban dan saksi melihat korban ini sudah diterkam buaya," jelasnya.
Andrian mengatakan korban merupakan warga Jalur 5, Blok Bentayan Baru, Kecamatan Batu Hampar. Korban merupakan peternak sapi setempat.
Kemudian, keduanya melihat Suarno dibawa buaya di air sungai. Mereka pun mencari bantuan warga sekitar dan kepolisian.
"Korban masih pencarian oleh masyarakat dibantu personel Polres Rohil. Termasuk menunggu Tim SAR dari Kabupaten," jelasnya.


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara