Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Rapat Kerja Komisi III bersama PDAM Duri Bahas Bantuan Air Baku
Nusaperdana.com, Bengkalis – Komisi III DPRD Bengkalis lakukan rapat kerja perdana bersama mitra kerja di tahun 2020. Rapat kerja yang membahas action plan tentang bantuan sementara Air Baku PDAM Duri oleh PT. CPI tersebut mengundang Dinas PUPR dan PDAM Bengkalis, Selasa (07/01/2020).
konsultasi Komisi I dan Komisi III ke PT. Chevron Pasific Indonesia (CPI) Rumbai, Pekanbaru terkait permasalahan ini. Informasi yang didapat yaitu PT. CPI bersedia bekerja sama dan menyediakan air untuk PDAM namun ada dua hal yang menjadi kendala yaitu pompa dan pipa air yang tidak memadai.
Untuk itu, demi pelayanan masyarakat H. Adri selaku Komisi III menyampaikan, perlu ada perhitungan baik anggaran dan waktu pengerjaan proyek pompa dan pipa air tersebut.
Proyek ini harus kita gesa agar bisa segera selesai secepatnya dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan perencanaannya harus dibuat secara maksimal untuk kemudian dapat kita bawa kembali ke PT. CPI untuk dibahas tahap-tahap lanjutan. Action kita harus benar-benar terukur hingga proyek tersebut maksimal”, Ujar H. Adri.
Selanjutnya Action Plan dibahas beserta proses dan aturan-aturan yang memberlakukannya bersama-sama agar nantinya bantuan sementara Air Baku PDAM PT. CPI dapat terwujud dan dinikmati oleh masyarakat.**(putra/rls)


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara