Saling Bahu Membahu Ringankan Beban Ekonomi Selama Pandemi Covid-19
Nusaperdana.com, Aceh Singkil - Pandemi COVID-19 tengah melanda dunia. Tak terkecuali di Indonesia. Saat ini, semua pihak tengah bersatu padu bekerja sama mengatasi pandemi yang sudah berlangsung lebih satu tahun ini.
“Kami sadar pandemi COVID-19 di Indonesia hanya bisa diatasi dengan kerja sama dan sinergi dari seluruh anggota masyarakat serta pemerintah," ujar Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia, Debora R. Tjandrakusuma, (28/7)
Masih dikatakannya, bahwa sejak Maret 2020, Nestlé Indonesia telah bekerja sama dengan berbagai badan pemerintah, institusi kesehatan, dan organisasi kemasyarakatan untuk penyaluran bantuan. Hingga saat ini, Nestlé Indonesia telah mendistribusikan lebih dari 3 juta produk makanan dan minuman bergizi, 1.6 juta APD, serta kebutuhan pokok guna mendukung tenaga kesehatan dan masyarakat terdampak di 34 provinsi di Indonesia.
"Pada Juli 2021, Nestlé Indonesia juga mulai melaksanakan program Vaksinasi Gotong Royong (VGR) untuk karyawan guna mendukung pemerintah dalam mencapai target vaksinasi COVID-19 nasional," kata Debora.
Baru-baru ini Nestlé Indonesia melalui Nestlé Cares menyalurkan bantuan dalam bentuk 45.402 produk makanan dan minuman bergizi, oxygen concentrator, serta Alat Pelindung Diri (APD), termasuk masker, pakaian hazmat dan lainnya untuk mendukung upaya mengatasi pandemi COVID-19 yang dilakukan di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.
Debora menambahkan, Nestlé Indonesia juga ikut mendukung upaya pemerintah untuk mengatasi pandemi COVID-19 dengan tetap menjaga keberlangsungan produksi dan distribusi produk makanan dan minuman bergizi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. "Memberikan rasa aman dan keselamatan bagi para karyawan sehingga lini produksi dapat tetap berjalan baik, yang membantu menjamin tersedianya produk-produk untuk para konsumen," ujarnya.
Sementara itu, Head of Public Policy and Government Affairs Lazada Indonesia Waizly Darwin mengatakan, pihaknya ikut mendorong masyarakat mematuhi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat selama periode PPKM Level 4 ini demi menjaga kesehatan dan keselamatan diri dan keluarga.
"Karena itulah kami terus memperkuat ekosistem eCommerce kami di Lazada, termasuk dengan melindungi para garda depan sektor ekonomi digital di antaranya para penjual UMKM, pekerja gudang dan logistik, serta kurir kami, dengan melakukan program vaksinasi di beberapa kota," kata Waizly.
Menurutnya, inisiatif ini menjadi salah satu upaya Lazada mendukung percepatan vaksinasi nasional, serta memastikan para penjual UMKM, pekerja gudang dan logistik, serta kurir terlindungi. Dan konsumen tetap aman dan nyaman berbelanja melalui platform online. Selain itu, lanjut Waizly, pihaknya terus memberikan bantuan kesehatan dan dukungan moral bagi seluruh karyawan, termasuk penyediaan akses ke institusi dan praktisi kesehatan untuk yang membutuhkan serta diskusi reguler dengan pakar kesehatan melalui live streaming yang bisa diakses seluruh karyawan. "Perlindungan bagi mereka yang berada di ekosistem kami, khususnya para pahlawan ekonomi digital, menjadi prioritas kami demi memastikan roda perekonomian nasional bisa terus berputar." Pungkasnya. (Sanusi)


Berita Lainnya
Warga Binaan Rutan Medan Buka Puasa Bersama Keluarga. 1.543 orang berkumpul di Safari Ramadhan Penuh Makna
Rutan Medan Tancap Gas Atasi Overkapasitas, 85 Napi Tipikor Dipindahkan Selama 2025 - 2026
Pers di Persimpangan AI: Menkomdigi Tegaskan Etika sebagai Nafas Demokrasi
Patisipasi Dalam HPN 2026 di Banten PWI Bengkalis Ikuti Jalan Sehat
Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, PWI Main Bola Bareng ANTARA, TVRI, dan RRI
Ketua PWI Bengkalis Adi Putra Ikuti Retret Kebangsaan Kemenhan RI, Perkuat Peran Pers sebagai Kader Bela Negara
Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan