Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Sesosok Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Belakang Masjid Al-Huda Tembilahan
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di perairan Tembilahan, tepatnya di belakang Masjid Al-Huda Tembilahan, Senin (16/12/2019) sore.
Mayat Pria tersebut ditemukan dalam kondisi telungkup. Tubuh korban ditemukan telah membusuk dan tampak membiru. Beberapa waktu kemudian, pihak kepolisian melakukan evakuasi terhadap mayat pria yang diketahui sebagai Oki Rahma Putra (26).
Rosi, istri dari pria yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa tersebut menyebutkan, bahwa sang Suami memang sudah tidak pulang ke rumah sejak sehari sebelumnya.
Pihak keluarga termasuk Dirinya telah berupaya untuk mencari pria yang kesehariannya berjualan di Pasar Tembilahan itu.
"Sudah dicari dari semalam, jumpanya sudah seperti ini (meninggal dunia, red)," tukas Rosi sembari menangis.
Menurut Rosi, Dirinya bersama Oki Rahma Putra berdomisili di Jalan Jenderal Sudirman, Lorong Meranti.
"Keluarganya (Oki Rahma Putra, red) juga cari. Tak pulang-pulang," ungkap Sang Istri.
Belum diketahui pasti penyebab meninggalnya korban. Saat ini, jenazah Pria yang disebut sebagai Oki Rahma Putra telah berada di RSUD Puri Husada Tembilahan untuk diotopsi. Sementara, pihak kepolisian tengah mengumpulkan informasi terkait Pria tersebut.


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara