Kucuran Dana Desa Bawa Dampak Signifikan Bagi Kesejahteraan Masyarakat
Simpin Bangri: Semua Dikerjakan Secara Swakelola
Nusaperdana.com, Toraja Utara - Kucuran Dana Desa (Dana Lembang/DL) yang digelontorkan pemerintah pusat bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) membawa dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat pedesaan di seluruh Indonesia.
Begitu pula di Lembang Dende', Kecamatan Denpina, Toraja Utara, Dana Lembang TA 2019 telah dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh Pemerintah Lembang Dende' seusai peruntukannya.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Lembang Dende' Simpin Bangri saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/1/2020).

Kegiatan yang bersumber dari dari DL, kata Simpin, umumnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur.
Diuraikan, untuk kegiatan fisik, pihaknya telah menyelesaikan 2 titik rabat beton, 1 titik Drainase, 1 titik Pentalutan, 1 titik lanjutan pembangunan TK.
"Untuk semua kegiatan yang sudah selesai dikerjakan di tahun 2019 semuanya lengkap di papan APBL. Semua kegiatan itu dikerjakan secara swakelola dan itu diawasi langsung oleh bhabinkamtibmas polsek sopai," ungkap Simpin.
"Hanya sempat ada yang menuding dan melaporkan ke kejaksaan bahwa pekerjaan ini diborongkan. Saya dengan seklem menyampaikan ke mereka tempo hari bahwa tidak ada pekerjaan yang diborongkan, semua swakelola. Tapi namanya aturan kita harus hargai dan mengikuti prosedur yang ada. Jadi saya bersama saksi-saksi siap kapan saja apabila sudah di panggil," lanjutnya.
Dikatakan juga bahwa sesuai dengan kebutuhan masyarakat, pengadaan kerbau betina yang menghasilkan susu perah sangat bermanfaat untuk pencegahan stunting dan itu merupakan perencanaan kedepannya.
Tak hanya itu, bengkel, foto copy, pengadaan stok dedak bakal dibentuk dan akan diprogramkan ke Badan Usaha Milik Lembang (BUMLem) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Lembang (PAL).
"Kita berterimakasih karena banyak yang mengawal dana desa ini sehingga program pemerintah sampai ke sasaran. Dan mungkin dari pihak-pihak yang nanti mengawal bukan hanya sekedar memeriksa tapi juga pembinaan-pembinaan baik fisik maupun administrasi," pungkas Simpin Bangri. (Arie)


Berita Lainnya
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuindra Cek Tanaman Cabai Berusia 35 Hari
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Intensif Pantau Jagung Ketahanan Pangan di Lahan UPTD Pertanian
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
Media Nusa Perdana Surati BPN Kampar, Minta Klarifikasi Soal Pencabutan SKT dan SKGR di Kota Garo
Panen Raya Jagung di Sabak Auh, Polsek dan Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Polres Kampar Gelar Perkara Dugaan Pencurian Bibit Sawit, Polisi Libatkan BPN dan Ahli Pidana