SPBU Duri XIII Diduga Jual Bio Solar Secara Bebas Ke Dump Truck Milik Perusahaan
Nusaperdana.com,,Bathin Solapan - Warga Desa Bumbung Kecamatan Bahtin Solapan, geram menyaksikan SPBU di Duri XIII menjual secara bebas BBM jenis Bio Solar ke dump truk Roda 10 milik perusahaan swasta yang seharusnya melakukan pengisian BBM Industri.
Bahkan sebagian Dump truck yang jelas terpasang stiker merek perusahaan, ini berkali kali melakukan pengisian alias melangsir.
Sebagai masyarakat setempat yang memang betul-betul membutuhkan BBM Bio Solar malah kesulitan lantaran jejeran dump truck menunggu antrian, bahkan untuk kebutuhan angkutan masyarakat diarahkan petugas SPBU melakukan pengisian jenis Dexlite
"Kita sebagai masyarakat setempat resah dengan kelangkaan BBM Bio solar. Tetapi dalam kelangkaan itu pihak SPBU Duri XIII masih memberikan kebebasan kepada pemilik mobil perusahaan mengisi BBM Bio solar, yang seharusnya mengisi BBM jenis dexlite," kesal Bowo Bidang Tenagakerja KNPI Bengkalis. Sabtu (23/04).
Dikatakan Bowo, pihak SPBU Duri XIII, diduga kongkalikong dengan pihak perusahaan, dimana usai melakukan pengisian Bio Solar tidak melakukan pembayaran secara lunas tetapi hanya tekenan sebuah nota.
Sebagai mana pihak SPBU Duri XIII sering mencetuskan, semisal aturan setiap mobil Dump truck, dibatasi pengisian BBM Bio Solar.
Kepada pengawas dari Pertamina untuk segera turun kelapangan agar melihat situasi dan kondisi SPBU Duri XIII tersebut. Keadaan ini yakin pihak Pertamina juga tidak menginginkan yang mengakibatkan kelangkaan BBM Bio Solar, akibat ulah dari oknum Pihak SPBU dan memberi penjelasan pada Masyarakat.
"Kita minta kepada pertamina agar menindak tegas, pemilik SPBU Duri XIII, yang memberikan kebebasan kepada mobil perusahaan yang mengisi BBM Bio Solar. Pemerintah juga sudah membuat aturan untuk setiap mobil perusahaan harus mengisi BBM Non Subsidi," sesal Bowo mengatakan akan menyurati Pertamina terakait dugaan pelanggaran ini.
Sementara itu, salah seorang Pengawas SPBU Duri XIII, saat di hubungi tidak banyak bicara, dan meminta jangan asal naikkan. "Apa masalahnya, dan saya kurang paham, kan bisa dibicarakan," ucap salah seorang pengawas SPBU Duri XIII itu.(Tim)


Berita Lainnya
Resmi Berkolaborasi, PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Siapkan Pendampingan Hukum Pro Bono
Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah, PKS PT Permata Citra Rangau Berbagi Sembako Untuk Warga
KLH Respons Dugaan Pencemaran Hulu Sungai Kampar, Minta PUDAL Sumatera Tindak Lanjuti
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Asta Cita di Lahan Ketahanan Pangan
Hulu Sungai Kampar Diduga Tercemar, DPRD Kampar Desak DLH Jangan Hanya Menunggu Laporan, Segera Turun ke Lapangan
Menuntut Keadilan Migas: Pemkab Siak Dukung KPK Benahi Sengkarut PI 10% demi Kesejahteraan Rakyat
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
BKAD Inhil Pastikan Dana Kelurahan Sudah Masuk Kasda, Insentif RT/RW Segera Cair