Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Tak Diberikan Izin Melintas PT IIS Dikritik Warga Dua Desa
Nusaperdana.com, Pelalawan - Seharusnya keberadaan perusahaan menjadi mitra keuntungan yang besar bagi masyarakat di ruang lingkupnya.
Baik dari bentuk Pelestarian lingkungannya, peningkatan ekonomi masyarakat melalui penggunaan tenaga kerja lokal dan pembentukan kelompok mitra taninya, dan lain sebagainya.
Namun miris rasanya jika ada Perusahaan yang melakukan tindakan yang sangat Amoral atau tidak adanya etikat baik terhadap masyarakat yang berada disekitar lingkungannya.
Seperti yang dilakukan oleh Perusahaan Inti Indosawit Subur (PT IIS) terhadap warga di sekitarnya yakni desa Bagan Limau dan Silikuan Hulu.
Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan Expor CPO ini sangatlah tidak patut dicontoh.
Perusahaan PT IIS yang hadir di era tahun 80-an tepatnya di Kecamatan Ukui Kab Pelalawan-Riau sangat tidak terpuji tingkah lakunya, yang sampai mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat di sekitarnya.
Bagaimana tidak Perusahaan yang tergabung di Grup Asian Agri ini tidak memperbolehkan masyarakat di dekitarnya untuk melintas di malam harinya.
Hal ini membuat masyarakat Dua Desa menjadi geram.
Udin salah satu warga Desa Bagan Limau menuturkan kepada Nusaperdan.Com Jum'at 8-1-202.
Perusahaan PT IIS sudah sangat keterlaluan terhadap kami masyarakat kedua Desa tersebut.
Bagamana tidak ungkap tokoh masyarakat berdarah jawa ini dengan geram, setiap Jam 21.00 Wib kami warga desa bagan limau kususnya para tengkulak-tengkulak pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) milik masyarakat tidak di perbolehkan melintas di area jalan Perusahaan PT IIS.
Padahal sudah jelas jalan tersebut sangat kami butuhkan, karena jalan tersebut hanyalah satu-satunya akses menuju ke kecamatan ukui.
Ditanya menyoal asal muasal Perusahaan PT IIS tersebut tidak memperbolehkan melintas di atas Jam yang sudah di tentukan oleh Perusahaan, udin sangat bingung.
Dirinya (udin-red) menyampaikan kalau ampang-ampang tersebut sudah berlaku sekitar dua bulan dan sebabnya pun tidak tahu tutup udin.
Dikonfirmasi Humas Regional PT IIS Topik melalui telpon selulernya tidak ada jawaban. (Gom)


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara