HUT INI ke-118, Pengda INI Pekanbaru Gelar Pelatihan OSS dan KBLI 2025
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Terkait ''Ocu Mapan'', Bupati Kampar Minta OPD Terkait Segera Action
Nusaperdana.com, Bangkinang Kota - Rencana Pelaksanaan Program Unggulan Pengendalian Inflasi Daerah Melalui Inovasi "OCU MAPAN" (optimalisasi cara untuk mendiri pangan) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto,SH minta hal ini segera Action atau mulai dilaksanakan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto,SH saat memimpin rapat Koordinasi dan Sosialisasi Rencana Pelaksanaan Program Unggulan Pengendalian Inflasi Daerah Melalui Inovasi "OCU MAPAN" (optimalisasi cara untuk mendiri pangan) di ruang rapat lantai III Kantor Bupati, Rabu (11/3/2020).
Bupati Kampar menambahkan, bahwa program Ocu Mapan ini bertujuan untuk Pengendalian Inflasi daerah.
"Kita ingat setiap saat apalagi memhelang lebaran semua bahan pokok pangan riskan harganya selalu naik. Makanya pemda kampar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukam antisipasi hal tersebut bersama Ocu Mapan," ucapnya.
Dalam hal ini pemerintah melalui TPID akan melakukan empat langkah strategis pengendalian untuk menjaga inflasi volatile food atau makanan bergejolak setiap tahun ditargetkan berada di rentang tiga hingga lima persen. Makanya dalam hal ini pertama kita akan memperkuat empat pilar strategi tersebut diantaranya Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.
Selanjutnya upaya lain adalah memperkuat kelembagaan pertanian, disertai peningkatan kapasitas, pembiayaan, dan pengembangan ekosistem pertanian digital.
Disepanjang masa sedikitnya ada empat bahan pokok yang diwaspadai rentan mengalami kenaikan harga yakni daging ayam ras, telur ayam ras, cabai rawit merah, dan gula pasir. Untuk itu Catur juga meminta perlu adanya menjalin kerjasama setiap Dinas terkait dalam mendorong kesuksesan Ocu Mapan.
"Dengan Implementasi strategi ini akan difokuskan untuk menurunkan disparitas harga antar waktu dan antar wilayah. Seperti diketahui, selama ini, ketika menjelang ramadhan, harga bahan pokok cenderung anjlok. Begitu juga saat musim paceklik, harganya naik," terang Catur.
Sementara itu Kepala Dinas Ketahanam Pangan Kabupaten Kampar Ir Cokro Aminoto, MM menyampaikan bahwa hal ini akan segera dilaksanakan secepat mungkin, sesuai dengan arahan Bupati Kampar. Setiap program yang ada dinas yang berkaitan dengan Ocu Mapan, baik bidang pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan maupun perdagangan akan segera disinergikan.
Kemudian dijadwalkan juga pada selasa besok 17 Maret 2020 akan dilaksanakan pemantauan harga bahan pokok dipasar kuok. Direncanakan juga kedepan akan mantau pasar diwilayah Utara Petapahan, wilayh Timur Siak Hulu dan wilayah Selatan di Koto Kampar Hulu atau Lipat Kain Kampar Kiri. (disk/Dani)


Berita Lainnya
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Intensif Pantau Jagung Ketahanan Pangan di Lahan UPTD Pertanian
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
Media Nusa Perdana Surati BPN Kampar, Minta Klarifikasi Soal Pencabutan SKT dan SKGR di Kota Garo
Panen Raya Jagung di Sabak Auh, Polsek dan Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Polres Kampar Gelar Perkara Dugaan Pencurian Bibit Sawit, Polisi Libatkan BPN dan Ahli Pidana
HUT INI ke-118, Pengda INI Pekanbaru Gelar Pelatihan OSS dan KBLI 2025
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
Komitmen Dukung Swasembada Pangan, Polsek KSKP Tembilahan Manfaatkan Lahan Tidur untuk Budidaya Cabai Rawit