Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Transformasi SDM Dokter di Riau, Kurangi Ketergantungan Masyarakat Riau terhadap RS Pusat
Nusaperdana.com, Riau - Pemerintah Provinsi Riau menyatakan transformasi SDM dokter di Riau akan mampu mengurangi ketergantungan Riau terhadap rumah sakit (RS) Pusat.
Transformasi SDM dokter, akan membuat penyakit-penyakit tertentu akan bisa tertangani di daerah, terutama di kabupaten kota di Riau, sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan penanganan di daerah, untuk penyakit khusus.
Selama ini, untuk beberapa jenis penyakit yang tidak bisa ditangani di daerah harus dirujuk ke RS pusat membutuhkan waktu dan biaya besar yang harus dikeluarkan masyarakat untuk berobat.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zainal Arifin mengatakan, kesepakatan kerja sama dengan beberapa rumah sakit di pusat sudah dilakukan dengan rumah sakit di daerah di Riau.
“Dengan adanya perjanjian kerja sama ini, SDM dokter kita di Riau dapat pendampingan untuk melakukan penanganan terhadap penyakit-penyakit khusus yang selama ini belum bisa ditangani di daerah,” tutur Zainal di Pekanbaru, Senin (26/6/2023).
Zainal menambahkan, kerja sama ini memungkinkna bagi sektor kesehatan di Riau untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal terhadap penyakit khusus.
Dengan kata lain, ke depannya, tidak semua jenis penyakit harus dirujuk ke Rumah Sakit di Jakarta. “Karena memang selama ini antreanya terlalu lama,” ujar Zainal.
Misal, kata Zainal, untuk penanganan penyakit jantung dari daerah yang dirujuk ke pusat, hanya 30 persen yang tertangani.
Adapun transformasi SDM dokter ini, ungkap Zainal, sejumlah dokter dari pusat akan melakukan pengampuan atau pembinaan terhadap dokter-dokter yang ada di RS daerah, setidaknya untuk penanganan terhadap 10 penyakit prioritas, termasuk untuk penyakit kanker, saraf dan lain-lain.
“Artinya, untuk penyakit-penyakit jenis itu sudah mampu ditangani oleh dokter-dokter di kabupaten. Setelah MoU kita lakukan beberapa waktu lalu mereka sudah bisa melakukan pendampingan terhadap dokter kita yang ada di daerah saat ini,” ungkapnya.
Zainal menyebut, dengan kerja sama ini, dokter dan rumah sakit di daerah punya kemampuan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Sedangkan dari pihak Kementerian Kesehatan juga akan memberikan bantuan berupa alat kesehatan.
“Dari pemerintah pusat mereka dorong ke alat,” tuturnya.


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara