Viral Mobil RI 2 Isi Bensin dengan Jeriken, Kok Bisa!
Nusaperdana.com, Jakarta - Aduh ada-ada saja nih, bukan hanya pengendara biasa yang merasakan kehabisan bensin di tengah perjalanan. Mobil Wakil Presiden RI (Wapres) Ma'ruf Amin juga merasakan kehabisan bensin di tengah perjalanan. Wal hasil mobil RI 2 ini harus diisi dengan bahan bakar menggunakan jeriken.
Pihak Istana Wapres pun memberikan jawabannya nih. Seperti yang disampaikan Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohammad Oemar, yang membenarkan video tersebut dan mengatakan pengisian bensin dengan jeriken karena tidak ada SPBU dengan BBM beroktan tinggi.
"Pengisian BBM dari jeriken dilakukan karena tidak adanya SPBU yang memiliki bahan bakar minyak (BBM) sesuai kriteria mobil VVIP dan bukan karena mobil tersebut kehabisan BBM," kata Oemar dalam keterangan resmi, Sabtu (11/7/2020).
Oemar menjelaskan, dalam setiap rangkaian VVIP selalu disiapkan BBM cadangan dalam jeriken di mobil teknisi. Saat diperlukan pengisian BBM dan tidak tersedia BBM yang sesuai spesifikasi mobil VVIP di SPBU setempat, maka digunakan BBM cadangan yang telah disiapkan.
Menurut Oemar, rekaman peristiwa yang beredar tersebut terjadi saat Ma'ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Sukabumi, Jawa Barat pada 8 Juli 2020.
"Adapun mobil dinas yang terlihat tengah diisi BBM berfungsi sebagai kendaraan VVIP cadangan dalam rangkaian resmi," ucapnya.


Berita Lainnya
Warga Binaan Rutan Medan Buka Puasa Bersama Keluarga. 1.543 orang berkumpul di Safari Ramadhan Penuh Makna
Rutan Medan Tancap Gas Atasi Overkapasitas, 85 Napi Tipikor Dipindahkan Selama 2025 - 2026
Pers di Persimpangan AI: Menkomdigi Tegaskan Etika sebagai Nafas Demokrasi
Patisipasi Dalam HPN 2026 di Banten PWI Bengkalis Ikuti Jalan Sehat
Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, PWI Main Bola Bareng ANTARA, TVRI, dan RRI
Ketua PWI Bengkalis Adi Putra Ikuti Retret Kebangsaan Kemenhan RI, Perkuat Peran Pers sebagai Kader Bela Negara
Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan