Wabup H Syamsuddin Uti Lepas Keberangkatan Jemaah Calon Haji
Nusaperdana.com, Tembilahan - LabbaikALLAHuma Labbaik, Labbaika La Sharika Laka Labbaik, Innal hamda, Wan ni' mata,Laka Wal mulk, La Sharika Lak. Tiap tahun seruan itu diucapkan jemaah haji untuk memenuhi panggilan Allah SWT. Untuk TH 1444 H ini total masyarakat Inhil yang melaksanakan ibadah haji ini sebanyak 808 orang.
Dari Mesjid YAMP Kompleks Kantor Bupati, Sabtu (3/6/2023) pagi, Wabup Inhil H.Syamsuddin Uti melepas keberangkatan jamaah haji Inhil yang tergabung di kloter 16 BTH embarkasi Batam sebanyak 358 orang.
Pelepesan yang di awali tepuk tepung tawar merupakan keberangkatan yang ke-3 dari 4 keberangkatan Jama'ah Haji asal Kabupaten Indragiri Hilir dan turut dihadiri Wakil Ketua DPRD, Unsur Forkopimda, Kepala Kemenag Inhil, Asiste I Setda Inhil, Alim ulama serta beberapa pejabat eselon dilingkungan Pemkab Inhil.
Dalam arahannya, Wabup Inhil H.Syamsuddin Uti mengucapkan selamat kepada Masyarakat yang melaksanakan keberangkatan bagi tamu Allah SWT dan selamat menjadi Duta-duta Inhil.
Ia juga berpesan kepada seluruh jama'ah agar selalu minum Air Zam-zam. Karena, Air Zam-zam terdapat Mu'jizat.
Terakhir Wabup H.Syamsuddin Uti berpesan kepada seluruh Jama'ah Inhil untuk mendo'akan Pimpinan dalam menjalankan roda Pemerintahan dan melaksanakan Pembangunan Kabupaten Indragiri Hilir kedepan.(Advertorial)


Berita Lainnya
Kondisi Kantor Camat Tapung Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Perawatan Aset Pemerintah
Ketua DPRD Kabupaten Kampar dan Anggota DPRD Zumrotun Bagikan Takjil di Depan Kantor DPC Gerindra
Kapolres Bengkalis: Bazar Ramadhan Itu Belum ada Izin Keramaian Tapi Nekat Buka Juga
Kapolres Bengkalis Buka Ruang Kritik, Sinergi dengan PWI Kian Solid di Ramadan
Kapolres Bengkalis; Ini Simbol Marwah dan Amanah, Saat Resmikan Tanjak dan Selempang di Mako Polres
Diduga Tanpa Izin Keramaian, Budhy Desak Polres Bengkalis Hentikan Bazar Ramadhan
Tiga Pria di Bandar Laksamana Diciduk Saat Asyik Konsumsi Sabu
Proyek Rp4,3 Miliar SMPN 6 Siak Hulu Dilaporkan ke Kejari Kampar, Dugaan Penyimpangan Disorot