Asisten II Setdakab Inhil Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri Secara Virtual
Tembilahan – Asisten II Setdakab Indragiri Hilir (Inhil), H. Dwi Budiyanto, S.Sos., M.Si bersama stakeholder terkait mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui video conference, bertempat di Ruang Multimedia Diskominfo Pers, Senin (23/02/2026).
Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir tersebut diikuti seluruh kepala daerah se-Indonesia. Kegiatan ini merupakan agenda rutin dalam rangka memantau dan mengendalikan laju inflasi di berbagai daerah.
Selain membahas langkah strategis pengendalian inflasi, rapat juga disejalankan dengan evaluasi dukungan Pemerintah Daerah terhadap program pembangunan 3 juta rumah. Program ini menjadi salah satu prioritas nasional dalam upaya penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan konsumen dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri.
Melalui partisipasi aktif dalam rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional.(adv)


Berita Lainnya
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci
Bupati Herman Atensi Pembangunan Pasar Yos Sudarso yang Sudah Terlihat Tua, Kumuh, dan Memprihatinkan
Bupati Inhil Herman Lepas 307 JCH Kloter 7 di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan
Bupati Inhil, Herman Buka MUSKAB VII PWRI Inhil, Tekankan Sinergi Pensiunan untuk Wujudkan Inhil Hebat
DPRD Kampar Diminta Beri Penjelasan Soal Dana Hibah 2026, Ini Poin yang Dipertanyakan
Paripurna LKPj 2025 Rampung, DPRD Kampar Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Perbaikan Kinerja Pemda
Karaoke di Tapung Disorot, Izin Belum Tuntas Tapi Diduga Sudah Beroperasi