Bupati Wardan Hadiri Press Release Perdana BPOM Inhil
Nusaperdana.com, Tembilahan - Badan pengawasan obat dan makanan kabupaten Indragiri Hilir (BPOM) mengadakan press Release perdana pemusnahan obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan hasil pengawasan loka, Tembilahan, Senin (17/02/2020) siang.
Pemusnahan obat dan makanan ini dilakukan karena tidak memiliki izin edar.
Kegiatan pemusnahan barang ini di hadiri dan di buka secara langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan dan jajaran unsur Forkopimda Inhil dan organisasi terkait.
HM Wardan Selaku Bupati Kab.Inhil sebutkan, sangat menyambut baik acara yang di selenggarakan oleh BPOM ini dan memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada BPOM Inhil dengan peningkatan pengawasan terhadap obat dan makanan yang Tidak layak Edar.
"Semoga dengan meningkatnya pengawasan yang dilakukan terhadap obat ataupun makanan yang beredar di pasaran oleh BPOM Kab. Inhil, Masyarakat dapat terhindar dari zat yang berbahaya, yang mengandung racun dan bahan-bahan yang berbahaya," ucapnya kepada awak media.
Kepada seluruh masyarakat dan berhati-hatilah dalam membeli makanan dan obat obatan yang beredar, selalu cek izin edar dari obat dan makanan tersebut.
"Untuk masyarakat yang mungkin karena tidak mengatahui makanan yang didalamnya terdapat bahan-bahan kimia yang akan merugikan masyarakat Khususnya di Kab.Inhil," tuturnya
Ayi Mahfud Sidik selaku kepala badan pengawasan obat dan makanan kab.Inhil (BPOM) menyebutkan 1,065 Miliar, dengan total mencapai 59.000 pcs jumlah produksi obat dan makanan tanpa izin edar atau ilegal.
"Ini adalah suatu bentuk pengawasan kami terhadap masyarakat terkait dengan obatan dan makanan. Selama setahun BPOM Inhil melakukan tindakan penyidikan sebanyak 2 perkara, satu perkara terdapat di Inhu," jelasnya.
Kepala BPOM juga menghimbau kepada seluruh Masyarakat Khususnya kepada pihak toko swalayan di Inhil untuk menjual atau mendistribusikan obat dan makanan yang memiliki izin edar dari BPOM bukan makanan dan obatan yang Ilegal.
"Kepada seluruh Masyarakat Khususnya kepada pihak toko swalayan di Inhil untuk menjual atau mendistribusikan Obat dan makanan yang beredar wajib memiliki izin edar dari BPOM," tutupnya. (safar)


Berita Lainnya
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Intensif Pantau Jagung Ketahanan Pangan di Lahan UPTD Pertanian
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
Media Nusa Perdana Surati BPN Kampar, Minta Klarifikasi Soal Pencabutan SKT dan SKGR di Kota Garo
Panen Raya Jagung di Sabak Auh, Polsek dan Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Polres Kampar Gelar Perkara Dugaan Pencurian Bibit Sawit, Polisi Libatkan BPN dan Ahli Pidana
HUT INI ke-118, Pengda INI Pekanbaru Gelar Pelatihan OSS dan KBLI 2025
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu