Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Cak Imin Bicara Kans Jadi Pasangan Calon Puan Ataupun Prabowo
Nusaperdana.com, Jakarta - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berkomentar soal kans dirinya berpasangan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto atau Ketua DPP PDIP Puan Maharani dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.
"Ya nanti [kans dipasangkan dengan Puan] tanya pak Prabowo dulu. Tapi namanya perjalanan masih panjang. Nanti dites saja. Prabowo-Cak Imin, Puan-Muhaimin, siapa lagi, kira-kira kuat mana," ujar Cak Imin saat ditemui di Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/9) pagi.
Puan tertawa menanggapi pernyataan Cak Imin tersebut.
Cak Imin sebelumnya terang-terangan menyampaikan keinginannya untuk menjadi wakil presiden pada Pilpres 2024.
Pernyataan tersebut disampaikan usai Puan dan jajaran partai PDIP dan PKB merayakan ulang tahun Cak Imin yang ke-56. Tampak juga disiapkan kue berwarna cokelat.
"Terima kasih disiapkan kue ulang tahun. Semoga doanya terkabul dan saya minimal jadi wakil presiden," ujar Cak Imin sambil berkelakar.
Sebelumnya, Puan dan Cak Imin melakukan ziarah ke makam Taufiq Kiemas di Taman Makam Pahlawan, Kalibata.
Taufiq merupakan ayahanda dari Puan yang meninggal dunia di usia 70 tahun pada 8 Juni 2013 lalu.
Cak Imin mengaku memiliki kedekatan dengan Taufik semasa hidup, terutama saat ia ikut dalam gerakan mahasiswa membela Megawati Soekarnoputri selama Orde Baru.
Tak hanya itu, Cak Imin juga menganggap Taufiq sebagai ayahnya sendiri sehingga ia merasa punya kewajiban untuk mendoakan Taufiq.


Berita Lainnya
Negara dalam Genggaman Korporasi: Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan yang Menganga
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Mafirion: Momentum Perkuat Kepemimpinan Global
Kementerian Kehutanan Tegaskan Kehadiran Penyidik Kejagung Hanya untuk Pencocokan Data
Kejari Tabanan Tetapkan Tersangka Korupsi LPD Pacung, Sepanjang 2025 Selamatkan Keuangan Negara Rp2,6 Miliar Lebih
Ketum PMRI Rusli Effendi Ajak 2,3 Juta Masyarakat Riau Rantauan Mantapkan Komitmen Perjuangan Riau Jadi Daerah Istimewa, Libatkan Tokoh Nasional
Pandangan Praktisi Hukum Riau: OTT KPK terhadap Gubernur Riau Sarat Kejanggalan Prosedural
Warga Surabaya dan Sidoarjo Soroti Kerja Nyata dan Momen Haru Silaturahmi Adies Kadir
Meutya Hafid Menteri Komdigi Ingatkan Pemda Jangan Abaikan PWI