Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Dengan Program JKN-KIS, Melahirkan Pun Menjadi Nyaman
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Bagi seorang ibu, melahirkan sang buah hati tanpa perlu memikirkan biaya persalinan sangat membantunya mengurangi rasa sakit karena sedikit meringankan beban yang harus ditanggung. Hal inilah yang dirasakan oleh Nelvi Hariyanti warga desa Pekan Heran, Kabupaten Indragiri Hulu. Ia pun menceritakan pengalamannya selama menjadi Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
“Awalnya saya mengetahui jika terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sekitar tahun 2018 ketika sedang berobat di Puskesmas. Saat nomor Kartu Keluarga dan KTP saya dicek, petugas Puskesmasnya mengatakan bahwa saya memiliki kartu JKN-KIS yang ditanggung oleh Pemerintah. Oleh sebab itu, saya disarankan untuk mengambil kartunya di Kantor BPJS Kesehatan,” ucapnya.
Sejak itulah Nelvi baru mengetahui jika kepesertaannya terdaftar pada segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) dengan pelayanan kamar rawat inap kelas 3. Kemudian ia menyatakan jika pada tiga bulan yang lalu tepatnya pada bulan April, dirinya telah memanfaatkan pelayanan kesehatan dari Program JKN-KIS saat melahirkan.
“Pertama kalinya saya menggunakan KIS, ya untuk melahirkan anak saya yang pertama ini. Waktu itu air ketuban saya merembes selama seminggu, lalu saya datang ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdaftar dikartu dan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit,” ujarnya.
Nelvi mengaku merasa bersyukur dapat melahirkan secara normal. Terlebih lagi, ia merasa nyaman dengan Program JKN-KIS sebab telah memberikan manfaat pelayanan kesehatan yang luar biasa dan menanggung biaya persalinannya.
“Alhamdulillah, saya bersyukur karena semua sudah ditanggung dan gratis. Pelayanan yang saya dapatkan cepat serta obatnyayang diberikanpun cukup baik. Saat itu saya dirawat dalam ruangan yang dimana terdapat 9 pasien lain, fasilitas yang diperoleh juga baik seperti adanya kipas angin,” terangnya.
Menurut Nelvi, pelayanan kesehatan yang ia dapat telah sesuai dengan pelayanan kelas rawat inap pada KIS yang ia miliki. Diakhir pembicaraan, Nelvi mengungkapkan jika merasa sangat terbantu dengan adanya Program JKN-KIS dan berharap JKN-KIS tetap ada untuk kedepannya dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat Indonesia.


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara