Disparbud Kampar Klarifikasi Dugaan Alih Fungsi Hutan Jadi Wisata Sungai Hijau
Nusaperdana.com, Kampar – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar akhirnya angkat bicara terkait dugaan pemanfaatan kawasan hutan produksi konversi menjadi lokasi wisata di kawasan Sungai Hijau, Kabupaten Kampar.
Klarifikasi tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor 500.13.2/DPK-DP/219 tertanggal 9 Maret 2026 yang ditujukan kepada Kabiro Kampar Media Nusa Perdana.com, sebagai jawaban atas permohonan konfirmasi sebelumnya.
Dalam surat itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Afdal, ST, MT, menjelaskan bahwa destinasi Sungai Hijau memang tercatat sebagai salah satu destinasi di dinasnya. Namun, hingga saat ini belum ada penetapan resmi sebagai Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
“Destinasi Sungai Hijau memang tercatat sebagai destinasi, namun belum ada yang terakui atau ditetapkan sebagai Kelompok Sadar Wisata,” demikian poin penjelasan dalam surat tersebut.
Disparbud juga menegaskan bahwa pengelolaan kawasan wisata bukan sepenuhnya menjadi kewenangan pihaknya. Terkait status kawasan hutan, hal itu berada dalam ranah dinas teknis lainnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Untuk izin pengelolaan kawasan wisata bukan kewenangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan,” tulisnya.
Lebih lanjut, terkait dugaan pemanfaatan kawasan hutan produksi konversi di lokasi Sungai Hijau, pihak Disparbud menyarankan agar dilakukan koordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas PUPR Kabupaten Kampar.
Sebagai langkah yang telah dilakukan, Disparbud Kampar menyebut telah melakukan pembinaan terhadap kelompok masyarakat atau Pokdarwis dalam pengelolaan kawasan destinasi tersebut.
Surat klarifikasi ini sekaligus menjadi penegasan posisi Disparbud Kampar di tengah mencuatnya isu dugaan alih fungsi kawasan hutan menjadi destinasi wisata tanpa izin yang jelas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari instansi teknis terkait mengenai status legalitas kawasan Sungai Hijau tersebut.


Berita Lainnya
Polres Inhil Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satu Orang Diamankan
Plt Sekda Rohul, Yusmar Tekankan Budaya Kerja dan Loyal Berintegritas
Kalapas Pasir Pangaraian Sematkan Pangkat Baru dan Beri Penghargaan Pegawai Teladan
Ketua LPPNRI Kampar Apresiasi Gerak Cepat Damkar Tangkap Ular Kobra di Kantor
Surat Klarifikasi Tak Digubris, Kadis Pariwisata Kampar Bungkam
Diduga Oknum Guru P3K SD Kampung Jawa Minas Cabuli Murid di Dalam Kelas dan Digelandang Ke Polsek Minas
Demi Membelikan Sepeda Motor Untuk Pacar Seorang Pemuda Tega Membunuh dan Merampok Neneknya Sendiri
Bupati Siak Tekankan Sinergi dan Pengawasan Saat Pelantikan PAW Bapekam Koto Gasib