Gagal Menikah, Alam Sulsel Meminta Bupati Copot Kepala Puskesmas Paccellekang
Nusaperdana.com, Gowa Sulsel - Aksi damai yang dilakukan, Alam Sulsel (Aliansi Antara Lembaga Sulawesi selatan) melakukan aksi di empat titik, kantor DPRD, Kantor Bupati Gowa, Kantor Dinas Kesehatan, dan Polres Gowa, di Kabupaten Gowa (25/09/20).
Dalam Aksi yang disampaikan terkait hasil pemeriksaan tes kehamilan yang dilakukan Puskesmas Paccellekang, Desa Paccellekang, Kecamatan Patallassang, Kabupaten Gowa, yang mana korban berinisial FR, yang akan melangsungkan pernikahan Pada Sabtu 14 Sebtember 2019 lalu, namun dibatalkan dari pihak laki-laki yang berinisial Fj.
Jendral lapangan, Ir Ahmad Eddy Yusuf, menjelaskan," aksi yang dilakukan dengan hati nurani terpanggil dengan sebelas Aliansi yang tergabung dengan kemanusiaan," ungkapnya.
"Kasus ini sudah satu tahun mengendap tidak terselesaikan dikarenakan informasi dari pihak kepolisian faktor adanya mutasi di kubu kepolisian,"jelas Jendral lapangan yang biasa dipanggil Kaka Lawa, saat ditemui di Posko Komunitas kenapako lari, Wartawan Nusaperdan.com.
Kaka Lawa juga menilai pasal yang diterapkan dalam penyidikan pihak Kepolisian sangat lemah, karna ada beberapa pasal tidak dimasukkan padahal jelas itu sudah melanggar.
"Ada empat pasal yang harus diterapkan dari pihak Kepolisian dalam penyidikan, yang pertama diduga pelecehan, pencemaran nama baik, UUD ITE karna adanya informasi keluar lewat WhatsApp, terjadinya malpraktek yang mengeluarkan keputusan tes kehamilan positif, sedangkan ada empat rumah sakit mereka tempati tes semua negatif termasuk RS Bayangkara tes keperawanan," tegas kaka Lawa Gondrong.
"Kami minta Bupati Gowa mencopot Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas Paccellekang, serta Pidanakan. Kepala Puskesmas Paccellekang, karna ini kejadian sangat luar biasa, dimana korban tidak pernah pulang ke Kampung halamannya dan pihak keluarga tidak pernah menghadiri pesta perkawinan karna merasa malu,"akhir Kaka Lawa. (Amir)


Berita Lainnya
Di Wiliyah Bantan Sari Kabupaten Bengkalis Hutan Mangrove Seluas 3,4 Hektar Dibabat Untuk Usaha Tambak Udang
Galian C di Pulau Tinggi Ditutup, Ketua Komisi III DPRD Riau: Perusahaan Tak Hadir Saat RDP
Dishub Kampar Monitoring Lalu Lintas di Pasar Ramadan, Pastikan Arus Tetap Lancar
Komisi III DPRD Riau dan Pemprov Sidak Galian C PT KKU di Kampar, Sumur Warga Kering dan Sawah Terdampak
Ngopi Bareng Ketua IWO Riau, Mafirion Bahas Isu Strategis dan Janji Kawal Keluhan Warga
Mafirion Berbagi Kebahagiaan Ramadhan, 1.200 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan di Inhil dan Kuansing
Warga Resah Dengan Aktivitas Tertutup di Belakang Meja Biliar Yang Diduga Berkedok Judi
KLHK Limpahkan Pengaduan Aktivitas Galian C PT KKU di Sungai Jalau Kampar ke DLH Riau