TPP ASN Inhil Dua Bulan Cair, THR Segera Menyusul Tunggu Perbup
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H
Gus Miftah Sebut Dua Virus Berbahaya Selain Corona, Apa Itu?
Nusaperdana.com, Jakarta - Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, KH Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menyebut dua virus berbahaya yang kini ikut berkeliaran di tengah wabah virus corona atau COVID-19. Pertama virus kebodohan yang menjangkiti sebagian umat dan virus politisasi agama.
"Kedua virus ini ikut-ikutan membuat kacaunya negeri ini," kata Gus Miftah kepada detikcom melalui aplikasi Whatsapp, Senin (20/4/2020).
Orang bodoh tapi ikut-ikutan bicara agama, dia melanjutkan, itu jadi semacam virus yang mengacaukan. Juga virus yang jualan agama demi kepentingan politik atau menjadikan agama sebagai komoditas politik.
Dia mengungkapkan hal itu saat menanggapi adanya usulan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar membuat fatwa mengganti puasa Ramadan di tengah pandemi corona dengan fidyah (denda). Padahal akibat pandemi selama hampir dua bulan ini ekonomi masyarakat kebanyakan sudah terpuruk.
"Buat makan sehari-hari saja susah, ya apalagi untuk membayar fidyah. Lah, terus mereka membayarnya dari mana? Saya kok gagal paham dengan permintaan fatwa semacam itu," tutur Gus Miftah
Kalau alasannya karena kesehatan, ia melanjutkan, justru Rasulullah dalam sebuah riwayat menyatakan puasa itu menyehatkan.
Gus Miftah memang tidak menyebut nama siapa orang yang telah meminta fatwa mengganti puasa Ramadan dengan Fidyah. Tapi di media sosial beberapa waktu lalu Rudi Valinka mencuitkannya lewat akun twitter @kurawa.
"Gue punya usul seandainya bulan puasa yang akan tiba, Kemenag dan MUI buat fatwa untuk memperbolehkan orang tidak berpuasa," kata Rudi. Dia juga mendasarkan permintaan ini dengan kesehatan. Saat bulan puasa, kata dia, kita juga sering melihat orang rentan terkena batuk pilek. "Tentu ini jadi masalah sendiri di saat covid19 sdg puncaknya," tulis Rudi.


Berita Lainnya
Warga Binaan Rutan Medan Buka Puasa Bersama Keluarga. 1.543 orang berkumpul di Safari Ramadhan Penuh Makna
Rutan Medan Tancap Gas Atasi Overkapasitas, 85 Napi Tipikor Dipindahkan Selama 2025 - 2026
Pers di Persimpangan AI: Menkomdigi Tegaskan Etika sebagai Nafas Demokrasi
Patisipasi Dalam HPN 2026 di Banten PWI Bengkalis Ikuti Jalan Sehat
Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, PWI Main Bola Bareng ANTARA, TVRI, dan RRI
Ketua PWI Bengkalis Adi Putra Ikuti Retret Kebangsaan Kemenhan RI, Perkuat Peran Pers sebagai Kader Bela Negara
Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan