Jubir: Banyak yang Pansos Bikin Isu Pak Luhut Nyapres
Nusaperdana.com, Jakarta - Juru Bicara Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi, menyebut banyak pihak yang panjat sosial (pansos) dalam isu dukungan agar Menko Kemaritiman dan Investasi itu maju di Pilpres 2021. Padahal, kata Jodi, Luhut sudah menegaskan tidak akan mencalonkan diri menjadi presiden.
"Tidak nyapres saja sudah banyak pengamat, politikus, komentator kurang kerjaan panjat sosial (pansos) dengan membuat berbagai isu tentang Pak Luhut di medsos atau YouTube atau sok-sok nantang he-he-he...," kata Jodi kepada wartawan, Selasa (12/10/2021).
Kendati demikian, Jodi mengatakan, Luhut tak ambil pusing atas pendapat orang yang menyinyirinya. Luhut, kata dia, lebih baik fokus ke yayasannya untuk memberi kesempatan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.
"Daripada nanggapin orang-orang negatif seperti itu, mending Pak Luhut fokus saja ke yayasannya, memberi kesempatan masa depan yang lebih baik kepada generasi-generasi muda Indonesia. Sekolah yang beliau dirikan sudah jadi salah satu yang terbaik lho di Indonesia," tutur dia.
Selain itu, kata Jodi, Luhut selalu menyampaikan bahwa mengabdi kepada negara tidak harus menjadi presiden.
"Pak Luhut selalu bilang mengabdi tidak harus jadi presiden," ungkap Jodi.
Sebelumnya, dukungan agar Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan maju di Pilpres 2024 bermunculan. Dukungan kepada Luhut untuk maju di Pilpres itu kali pertama muncul lewat poster acara deklarasi 'LBP for RI 1' pada Agustus 2021.
Poster itu memuat acara deklarasi yang digelar 17 Agustus di 2021 di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Acara itu dibuat oleh gerakan Pemuda Perubahan.
Berikut isi poster tersebut:
"Indonesia harus mempunyai pemimpin yang tegas, cepat dan mengerti tentang negara. Itu semua ada di sosok Bapak Luhut Binsar Pandjaitan," demikian isi keterangan tertulis di poster.
Dukungan pun kembali muncul pada Sabtu (9/10) lalu. Sahabat Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) mendeklarasikan diri mendukung Luhut untuk maju sebagai presiden dalam Pilpres 2024. Menurut Sahabat LBP, kiprah dan prestasi Luhut selama 7 tahun mendampingi Presiden Jokowi sudah terbukti.
"Dukungan ini dilakukan oleh Sahabat LBP setelah melihat kiprah dan prestasi Menko Marves Luhut selama sekitar 7 tahun mendampingi Presiden Jokowi baik di tengah situasi normal maupun di tengah situasi prihatin di tengah pandemi saat ini," ucap Juru Bicara Sahabat LBP, Sarjan Andesbaya, dalam keterangannya, Minggu (10/10/2021).
Luhut Tak Punya Niat Nyapres
Jodi sebelumnya juga menegaskan Luhut tidak pernah punya niat maju capres 2024. Jodi mengatakan, setelah masa jabatannya habis, Luhut akan berfokus pada keluarga dan mengurusi yayasan pendidikannya.
"Tidak ada niatan untuk nyapres," kata Jodi, Minggu (10/10).


Berita Lainnya
Warga Binaan Rutan Medan Buka Puasa Bersama Keluarga. 1.543 orang berkumpul di Safari Ramadhan Penuh Makna
Rutan Medan Tancap Gas Atasi Overkapasitas, 85 Napi Tipikor Dipindahkan Selama 2025 - 2026
Pers di Persimpangan AI: Menkomdigi Tegaskan Etika sebagai Nafas Demokrasi
Patisipasi Dalam HPN 2026 di Banten PWI Bengkalis Ikuti Jalan Sehat
Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, PWI Main Bola Bareng ANTARA, TVRI, dan RRI
Ketua PWI Bengkalis Adi Putra Ikuti Retret Kebangsaan Kemenhan RI, Perkuat Peran Pers sebagai Kader Bela Negara
Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan