Kantor Kesehatan Pelabuhan Tembilahan Terapkan Langkah Antisipasi Masuknya Virus Corona ke Inhil
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Tembilahan menerapkan langkah antisipasi masuknya Virus Corona atau yang dikenal juga dengan nama teknis 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) ke Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Langkah antisipasi diambil menyusul terbitnya surat edaran dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI.
Kepala Seksi Pengendalian Resiko Lingkungan dan Kesehatan Lintas Wilayah KKP Kelas III Tembilahan, M. Hidayatsyah menuturkan, berdasarkan surat edaran Kemenkes RI, langkah antisipasi yang dilakukan diawali dari pintu masuk ke Kabupaten / Kota.
"Untuk pintu masuk ke Kabupaten Inhil adalah pelabuhan dengan wilayah kerja kita pelabuhan Sungai Guntung, pelabuhan Tembilahan, pelabuhan Pulau Kijang dan pelabuhan Kuala Gaung," pungkas Hidayatsyah di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Tembilahan, Rabu (22/1/2020) siang.
Guna mendeteksi penyebaran virus Corona ke Kabupaten Inhil, diungkapkan Hidayatsyah, pihaknya melakukan pemeriksaan suhu tubuh terhadap Anak Buah Kapal (ABK) yang datang dari luar negeri pada setiap pelabuhan yang ada.
"Untuk aktifitas penumpang dan barang kita tidak ada yang langsung dari Cina ke Kabupaten Indragiri Hilir. Namun, kita tetap melakukan langkah-langkah antisipasi seperti setiap kapal yang datang dari luar negeri dilakukan pemeriksaan kapal dan pemeriksaan ABK dengan thermometer scan," ungkap Hidayatsyah.
Antisipasi terhadap masuknya Virus Corona, dikatakan Hidayatsyah, juga diberlakukan bagi jemaah Umroh saat kepulangannya ke Kabupaten Inhil. Antisipasi dilakukan dengan cara memberikan Health Alert Card atau kartu kewaspadaan bagi Jemaah Haji yang dicurigai terpapar virus Corona.
"Tetap langkah pertama kita melakukan cek suhu tubuh. Lalu, pemeriksaan kesehatan. Alhamdulillah, sampai saat ini, jemaah haji kita yang baru pulang tidak terjangkit penyakit yang masuk kategori KKMD atau Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang meresahkan Dunia," jelas Hidayatsyah.
Meski belum terdapat suspect, pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan Tembilahan tetap akan terus menjalin kerja sama dan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, khususnya di Kabupaten Inhil.
"Kita menjalin kerja sama dan koordinasi dengan KSOP, Imigrasi, Bea dan Cukai dan Dinas Kesehatan selaku pemegang wilayah," tutur Hidayatsyah.
Virus Corona
Dikutip dari CNNIndonesia.com, virus Corona atau coronavirus menjadi masalah kesehatan global sejak awal tahun 2020. Virus ini berawal dari sebuah kota di China, Wuhan.
Pasar makanan laut di Wuhan, yang merupakan lokasi jual-beli hewan hidup, diidentifikasi sebagai pusat penyebaran virus. Area penyebaran virus diprediksi meluas sebab lalu lintas perjalanan masyarakat China sedang tinggi karena libur Imlek.
Lebih dari 80 kasus baru terdeteksi di China, menjadikannya kini total 315 kasus yang sebagian besar berada di Hubei, provinsi tempat Wuhan berada. Selain itu kasus serupa juga dilaporkan terjadi di Beijing dan Shanghai.
Pada hari yang sama dengan AS, Taiwan juga melaporkan kasus 2019-nCoV. Seorang wanita yang mendarat di Taiwan dari Wuhan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Virus korona menjadi sorotan sebab memiliki kesamaan genetik dengan SARS yang pernah membunuh nyaris 650 orang di China dan Hong Kong pada 2002-2003.


Berita Lainnya
Tak Sekadar Lari! Riau Bhayangkara Run 2026 Jadi Kampanye Besar Lawan Karhutla
Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar
Ketua MUI Inhil Apresiasi Kapolda Riau dan Kapolres Inhil, 557 Tersangka Narkoba Berhasil Diamankan
Bhabinkamtibmas Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Teluk Bunian
Bupati Luncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II
Heboh di Tapung Hilir Belasan Pria Datangi Kebun Sawit dan Bawa Warga ke Polres Kampar Polisi Hadang di Tengah Jalan
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci