Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Kepala BPBD, Yusfik: Tingkatkan Kewaspadaan Dimusim Penghujan
Nusaperdana.com, Tembilahan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil himbau kepada masyarakat karena sudah memasuki musim hujan. Senin (9/12/2019).
Kepala BPBD Inhil, Yusfik mengatakan bahwa kondisi pada saat sudah memasuki musim penghujan dan membuat air naik mengakibatkan pasang besar. Jadi, perlu namanya meningkatkan kewaspadaan.
"Jadi, saya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Inhil agar tetap waspada karena kondisi saat ini sudah memasuki musim hujan, tentu luapan air naik mengakibatkan banjir," himbaunya saat dihubungi via telpon.
Yusfik menututurkan bahwa khusus untuk wilayah pesisir ataupun perairan yang mana mata pencariannya adalah nelayan agar ekstra hati-hati terhadap angin kencang dan ombak besar.
"Khususnya bagi masyarakatnya pesisir dan masyarakat yang mata pencahariannya nelayan agar berhati-hati terhadap angin kencang dan ombak besar. Karena, kita khawatir nantinya akan terjadi angin puting beliung dan tanah longsor yang kami telah berada dalam di nyatakan rawan bencana," ucapnya.
Perlu diketahui bersama untuk mengenai masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sudah dalam kondusif dan aman.
"Sedangkan untuk Karhutla sendiri sudah tidak ada lagi terdeteksi, dan dalam keadaan aman," tutupnya. (safar/rls)


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara