Peletakan Batu Pertama Ponpes MUMTAZA Oleh Syaikh Muhammad Ali Jaber
Nusaperdana.com, Banjarnegara - Pengajian akbar dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan Pesantren Mumtaza Prapas Gumiwang Purwonegoro, Rabu 26 februari 2020 dihadiri ribuan pengunjung yang berasal dari Banjarnegara dan sekitarnya.
Pembicara tabligh akbar adalah Syaikh Muhammad Ali Jaber dari Madinah Munawwarah. Acara ini dihadiri oleh tokoh tokoh ormas islam SI, NU dan Muhammadiyah, sekretaris MUI, Muspika kecamatan Purwanegara, para Kyai Pondok Pesantren serta Kankemenag kab.Banjarnegara yang diwakili Oleh H.Zahid Hasani.S.Pdi
Selaku ketua panitia H.Afit Juliat Nurcholis MA dalam sambutannya mengatakan bahwa "Pesantren Mumtaza adalah pesantren kader umat yang sudah diwakafkan dan berdiri untuk semua golongan, untuk itu Pesantren Mumtaza perlu dibantu dibela dan diperjuangkan".
Kedepan Pesantren Mumtaza akan mendidik santri dengan 3 kompetensi yaitu Tahfidz Quran, bahasa Arab dan Bahasa Inggris.
Selanjutnya dalam sambutan atas nama kankemenag H. Zahid Hasani, S.Pd.I menyampaikan bahwa masyarakat dan pemerintah amat sangat bersyukur dengan berdirinya pesantren Mumtaza yang akan menguatkan ummat Islam yang rahmatan lilalamin dan memperkuat NKRI.
Saat acara peletakkan batu pertama, syaikh Muhammad Ali Jaber meletakkan batu pertama nya diawali denga doa selanjutnya disusul oleh H.Shodirun selaku waqif tanah pesantren seluas 4000m2. Selanjutnya satu persatu tokoh ormas Islam para kyai dan pejabat ikut meletakkan batu pertama.
Syaikh Muhammad Ali Jaber menyampaikan ceramahnya dengan bahasa Arab dengan diterjemahkan oleh H.Afit Juliat Nurcholis,MA. Beliau mengajak "seluruh ummat Islam untuk menanamkan kecintaan terhadap al-Qur'an kepada anak cucu agar mereka menjadi pribadi yang shalih dan di cintai Allah. Bersahabat dengan AlQuran dengan membaca dan mengahafalkannya akan menjadikan kemuliaan hidup di dunia dan akhirat".
Acara tabligh akbar ditutup dengan penyerahan cendramata dari Syaikh kepada tokoh2 agama berupa Mud yaitu alat takar untk zakat. (MA)


Berita Lainnya
Di Wiliyah Bantan Sari Kabupaten Bengkalis Hutan Mangrove Seluas 3,4 Hektar Dibabat Untuk Usaha Tambak Udang
Galian C di Pulau Tinggi Ditutup, Ketua Komisi III DPRD Riau: Perusahaan Tak Hadir Saat RDP
Dishub Kampar Monitoring Lalu Lintas di Pasar Ramadan, Pastikan Arus Tetap Lancar
Komisi III DPRD Riau dan Pemprov Sidak Galian C PT KKU di Kampar, Sumur Warga Kering dan Sawah Terdampak
Ngopi Bareng Ketua IWO Riau, Mafirion Bahas Isu Strategis dan Janji Kawal Keluhan Warga
Mafirion Berbagi Kebahagiaan Ramadhan, 1.200 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan di Inhil dan Kuansing
Warga Resah Dengan Aktivitas Tertutup di Belakang Meja Biliar Yang Diduga Berkedok Judi
KLHK Limpahkan Pengaduan Aktivitas Galian C PT KKU di Sungai Jalau Kampar ke DLH Riau