Pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Timor Leste, Hasilkan 5 Kesepakatan
Nusaperdana.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Republik Demokratik Timor-Leste José Ramos-Horta di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (19/8). Ada lima kesepakatan yang diambil dari hasil pertemuan dua pemimpin negara itu.
"Pertama kita sepakat untuk terus meningkatkan perdagangan dua negara dengan melihat tren hubungan perdagangan yang terus positif saya yakin perdagangan dua negara bisa ditingkatkan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/7).
Kedua, mereka sepakat untuk memperkuat konektivitas baik darat maupun laut. Untuk jalur darat, Jokowi berharap peluncuran trayek bus rute Kupang-Dili segera dapat dilakukan.
"Dan untuk konektivitas laut saya menilai pentingnya untuk membuka rute kapal Kupang-Dili-Darwin," ujarnya.
Ketiga, Jokowi dan Ramos Horta sepakat untuk memperkuat pembangunan perbatasan. Harapannya, pembangunan pos lintas batas negara dapat selesai tahun ini.
"Dan saya juga mendorong agar joint border committee dapat dilakukan kembali," jelasnya.
Keempat, Jokowi menyampaikan komitmen BUMN dan perusahaan Indonesia untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Timor Leste termasuk di bidang infrastruktur.
"Kelima saya mendorong kedua negara dapat segera menyelesaikannya bilateral investment treaty, nilai Investasi Indonesia saat ini mencapai 818 juta USD terutama di sektor perbankan, migas dan telekomunikasi," pungkasnya.


Berita Lainnya
Warga Binaan Rutan Medan Buka Puasa Bersama Keluarga. 1.543 orang berkumpul di Safari Ramadhan Penuh Makna
Rutan Medan Tancap Gas Atasi Overkapasitas, 85 Napi Tipikor Dipindahkan Selama 2025 - 2026
Pers di Persimpangan AI: Menkomdigi Tegaskan Etika sebagai Nafas Demokrasi
Patisipasi Dalam HPN 2026 di Banten PWI Bengkalis Ikuti Jalan Sehat
Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, PWI Main Bola Bareng ANTARA, TVRI, dan RRI
Ketua PWI Bengkalis Adi Putra Ikuti Retret Kebangsaan Kemenhan RI, Perkuat Peran Pers sebagai Kader Bela Negara
Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan