Perusahaan Tak Peduli, Disnaker Tertidur, Hingga Membuat Anggota DPRD Angkat Bicara
Nusaperdana.com, Pelalawan - Kecelakaan kerja yang terjadi baru-baru ini menjadi perhatian.
Tak terlepas dari celotehan Anggota Dewan DPRD Kab Pelalawan, yang mengkritik PT Serikat Putra tentang keselamatan karyawan nya saat bekerja.
Ketua Fraksi PAN Nazar Arnazh S.ip mengkritik Perusahaan PT Serikat Putra yang terlalu lalai dan tidak perduli terhadap keselamatan karyawannya.
PT Serikat Putra itu adalah perusahaan sitangan besi katanya mengawali.
Itu sangat terlihat disisi bagaimana PT. SP lemahnya dalam menerapkan K3S dan memberikan Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja.
Dan Dinas Ketenagakerjaan (Desnaker) harus ikut serta dalam memberikan perlindungan terhadap para karyawan.
Nah kalau sudah terjadi seperti ini siapa yang bertanggung jawab geram Nazar putra asli bandar petalangan ini.
Kita meminta pada Perusahaan PT Serikat Putra agar bertanggung jawab, terhadap karyawan yang mengalami kecelakaan kerja.
Lebih lanjut kata Nazar Arnazh S.ip jika kebun sawit PT serikat putra sudah tidak layak produksi lagi.
Ini sangat terlihat dari pohon kelapa sawit yang sudah menjulang tinggi, bahkan sudah mrncapai 30-35 meter.
Dengan menggunakan tenaga manusia, sudah tidak layak lagi. Silahkan PT Serikat Putra gunakan alat lain seperti robot tandas Arnaz. (Gom)


Berita Lainnya
Tak Sekadar Lari! Riau Bhayangkara Run 2026 Jadi Kampanye Besar Lawan Karhutla
Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar
Ketua MUI Inhil Apresiasi Kapolda Riau dan Kapolres Inhil, 557 Tersangka Narkoba Berhasil Diamankan
Bhabinkamtibmas Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Teluk Bunian
Bupati Luncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II
Heboh di Tapung Hilir Belasan Pria Datangi Kebun Sawit dan Bawa Warga ke Polres Kampar Polisi Hadang di Tengah Jalan
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci