Saat Dirazia, Petugas Temukan Pelanggan Tengah Digoyang ABG
Nusaperdana.com, Gresik - Aparat kepolisian berhasil membongkar bisnis prostitusi berkedok warung kopi (warkop) di Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Polisi telah menetapkan Pramusaji, lelaki yang menjadi muncikari sekaligus pemilik warkop sebagai tersangka.
Dia mengaku sudah menggeluti bisnis 'lendir' selama satu tahun.
Dia ini mematok tarif Rp150 kepada pelanggan untuk kencan singkat. Dia pun menyediakan gadis belia dari yang baru lulus sekolah sebagai pekerja seks komersial.
Di dalam warung semi permanen miliknya, ada bilik asmara semi permanen untuk menyalurkan hasrat para laki hidung belang.
"Sudah satu tahun," katanya singkat.
Dia mengaku merekrut sembilan ABG untuk bisa melayani para tamu.
"Wanita-wanita itu karena ajakan anak buah saya karena tidak mempunyai pekerjaan," imbuhnya.
Wakapolres Gresik, Kompol Dhyno Indra Setyadi, menjelaskan saat dilakukan penggerebekan, polisi menemukan pelanggan yang sedang berhubungan badan di dalam bilik warkop itu.
"Setelah deal transaksi, kamar semi permanen disediakan lengkap dengan fasilitas kasur dan tisu. Kami juga temukan empat lembar uang," kata Indra.**


Berita Lainnya
Sungai Koto Kampar Hulu Diduga Tercemar, DLH Kampar Ambil Sampel Air: Hasil Lab Ditunggu 14 Hari
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuindra Cek Tanaman Cabai Berusia 35 Hari
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Intensif Pantau Jagung Ketahanan Pangan di Lahan UPTD Pertanian
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
Media Nusa Perdana Surati BPN Kampar, Minta Klarifikasi Soal Pencabutan SKT dan SKGR di Kota Garo
Panen Raya Jagung di Sabak Auh, Polsek dan Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional