Saat Dirazia, Petugas Temukan Pelanggan Tengah Digoyang ABG
Nusaperdana.com, Gresik - Aparat kepolisian berhasil membongkar bisnis prostitusi berkedok warung kopi (warkop) di Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Polisi telah menetapkan Pramusaji, lelaki yang menjadi muncikari sekaligus pemilik warkop sebagai tersangka.
Dia mengaku sudah menggeluti bisnis 'lendir' selama satu tahun.
Dia ini mematok tarif Rp150 kepada pelanggan untuk kencan singkat. Dia pun menyediakan gadis belia dari yang baru lulus sekolah sebagai pekerja seks komersial.
Di dalam warung semi permanen miliknya, ada bilik asmara semi permanen untuk menyalurkan hasrat para laki hidung belang.
"Sudah satu tahun," katanya singkat.
Dia mengaku merekrut sembilan ABG untuk bisa melayani para tamu.
"Wanita-wanita itu karena ajakan anak buah saya karena tidak mempunyai pekerjaan," imbuhnya.
Wakapolres Gresik, Kompol Dhyno Indra Setyadi, menjelaskan saat dilakukan penggerebekan, polisi menemukan pelanggan yang sedang berhubungan badan di dalam bilik warkop itu.
"Setelah deal transaksi, kamar semi permanen disediakan lengkap dengan fasilitas kasur dan tisu. Kami juga temukan empat lembar uang," kata Indra.**


Berita Lainnya
Polsek Tempuling bersama Bhayangkari Gelar Kegiatan Berbagi Takjil Ramadhan 1447 H di Sungai Salak
Humanis dan Religius, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Rangkul Warga Lewat Buka Puasa Bersama
Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Tebar Kebaikan di Ramadhan 1447 H, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Wabup Kampar Pimpin Safari Ramadhan di Gunung Sahilan, Bantuan Ratusan Juta Disalurkan
Kafe My Love di Tapung Disorot, Belum Kantongi PBG Desakan Penegakan Perda Menguat
Diduga Hambat Kerja Pers, Dua Kepala SPPG di Tapung Hilir Disorot
Anggota DPRD Kampar Anasril Mengaku Diancam Demo oleh Kades Sungai Tonang, Polemik SPPG MBG Memanas
Polres Indragiri Hilir Berbagi Takjil Ramadhan di Panti Asuhan Puri Kasih Tembilahan