Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Sekretaris PWI Riau: Tak Ada Lagi yang Bisa Mengaku Plt Ketua Setelah Kongres Usai
Nusaperdana.com,Riau--Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sudah usai digelar Sabtu (30/8/2025) di Cikarang, Jawa Barat.
Akhmad Munir atau Cak Munir keluar sebagai pemenang telak, mengungguli Hendri Ch Bangun dalam pemilihan Ketua Umum PWI Pusat periode 2025-2030.
Dengan selesainya kongres, kepengurusan PWI di tingkat pusat hingga daerah kini sudah tidak lagi menyisakan ruang abu-abu.
Hal itu juga menutup ruang bagi pihak-pihak yang masih mengaku sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI di provinsi maupun kabupaten/kota.
Sekretaris PWI Riau, N. Doni Dwi Putra, menegaskan bahwa kongres sudah membuat keputusan final. PWI Pusat hanya mengakui kepengurusan sah yang terbentuk melalui mekanisme resmi organisasi.
"Dengan berakhirnya kongres, tidak ada lagi yang bisa mengaku sebagai Plt Ketua PWI, baik di Riau maupun di kabupaten/kota. PWI Pusat sudah jelas hanya mengakui hasil kongres," kata Doni, Selasa (2/9/2025).
Ia menegaskan, di Riau kepengurusan yang sah berada di bawah Ketua Raja Isyam. Keputusan itu ditegaskan secara resmi dalam forum kongres sehingga tidak bisa lagi diperdebatkan.
"Kongres sudah memutuskan, PWI Riau di bawah kepemimpinan Pak Raja Isyam adalah pemilik suara sah. Jadi sudah final. Tidak ada dualisme," ujarnya.
Doni juga mengingatkan pihak-pihak yang masih mencoba mengaku sebagai Plt Ketua setelah kongres. Menurutnya, hal itu justru bisa berimplikasi hukum karena menyalahi aturan organisasi.
"Kalau masih ada yang mengaku Plt, akan kita bawa ke ranah hukum. Karena tidak ada dasar lagi untuk mengklaim jabatan itu," tegasnya.
Selain itu, Doni juga menyinggung soal proses rekrutmen atau yang disebut sebagai testing anggota PWI yang dilakukan pihak-pihak mengaku Plt sebelumnya. Ia memastikan seluruh proses tersebut tidak akan diakomodir.
"Jangan ada lagi yang mengaku sebagai anggota PWI lewat jalur yang tidak sesuai AD/ART. Mereka yang ikut testing versi Plt itu dipastikan tidak sah menjadi anggota PWI. Silakan minta pertanggungjawaban kepada yang menggelar," tegas Doni.
Ia pun mengajak seluruh pengurus PWI di daerah untuk kembali menyusun program dan agenda yang sempat tertunda akibat dinamika organisasi.
"Saatnya fokus bekerja, jalankan program, dan bersatu untuk membesarkan organisasi," tutupnya. (Release PWI Bkls/Donni)


Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
FH Unilak Study Visit ke Kuala Lumpur, Mahasiswa Dibekali Wawasan Hukum Internasional
Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan
Kapolres Bengkalis Tegaskan Tiga Oknum Yang Terlibat Pesta Narkoba di Bengkalis Terancam PTDH
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Mediasi Pesantren Al Fauzan dan PKS PT SMK Belum Capai Kesepakatan
Satpol PP Kampar Bongkar Kedai Remang-remang di Bangkinang, 92 Botol Miras Disita
Inspektorat Kampar Akui Temuan Keuangan Desa Pulau Terap, Tapi Bungkam Soal Kerugian Negara