Tolak Ukur Keberhasilan TMMD Reguler Pekalongan
Nusaperdana.com, Pekalongan – Kedatangan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Program TMMD Reguler 107, adalah untuk pengecekan secara langsung kegiatan pembangunan yang telah dan sedang dilaksanakan oleh Kodim 0710 Pekalongan di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
“Maksud diadakannya pengawasan ini adalah apakah kegiatan yang telah diprogramkan dilaksanakan dengan baik, karena pekerjaan pembangunan ini bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ucap Letkol Infantri May Artantyo, Ketua Tim Wasev Itdam IV Diponegoro, Jumat (20/3/2020).
Dikatakannya juga, selain sasaran fisik dan non fisik terprogram, May Artantyo juga melihat bagaimana Satgas TMMD dalam memotivasi masyarakat untuk sengkuyung mensukseskannya.
“Kita juga melihat apakah Satgas TMMD telah mensosialisasikan tentang manfaat dari program TMMD ini kepada masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menyatakan bahwa pencapaian berbagai sasaran terutama fisik sampai dengan hari kelima pelaksanaan, merupakan tolak ukur keberhasilan program.
“Jika program-program yang telah ditetapkan sudah dijalankan minimal 30 persen, maka saya yakin pembangunan disini selesai sesuai target dan jadwal,” tutupnya.
Sekedar diketahui, untuk sasaran fisik yang sedang dikerjakan meliputi pengaspalan jalan 2,5 kilometer lebar 3 meter, pembuatan talud 800 meter tinggi 1 meter, rehab 10 unit RTLH, renovasi 1 unit TPQ dan pembangunan 3 Pos Kamling.
Sementara sasaran non fisiknya adalah berbagai penyuluhan yang meliputi wawasan kebangsaan, UU lalu-lintas, bahaya Narkoba, pertanian, kerukunan hidup beragama dan bahaya radikalisme, kesehatan, manajemen koperasi, PKK dan keterampilan keluarga, KB, serta rekrutmen TNI.
Untuk pelatihan yang telah dilaksanakan adalah pembuatan kerajinan daur ulang limbah plastik. Sedangkan untuk non fisik tambahan yakni pemutaran film edukasi, perpustakaan keliling, pertandingan bola volly, lomba mancing, pertandingan sepakbola U-21, penanaman pohon dan kegiatan bakti sosial lainnya. (Aan/Didik)


Berita Lainnya
Di Wiliyah Bantan Sari Kabupaten Bengkalis Hutan Mangrove Seluas 3,4 Hektar Dibabat Untuk Usaha Tambak Udang
Galian C di Pulau Tinggi Ditutup, Ketua Komisi III DPRD Riau: Perusahaan Tak Hadir Saat RDP
Dishub Kampar Monitoring Lalu Lintas di Pasar Ramadan, Pastikan Arus Tetap Lancar
Komisi III DPRD Riau dan Pemprov Sidak Galian C PT KKU di Kampar, Sumur Warga Kering dan Sawah Terdampak
Ngopi Bareng Ketua IWO Riau, Mafirion Bahas Isu Strategis dan Janji Kawal Keluhan Warga
Mafirion Berbagi Kebahagiaan Ramadhan, 1.200 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan di Inhil dan Kuansing
Warga Resah Dengan Aktivitas Tertutup di Belakang Meja Biliar Yang Diduga Berkedok Judi
KLHK Limpahkan Pengaduan Aktivitas Galian C PT KKU di Sungai Jalau Kampar ke DLH Riau