Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Tokoh Masyarakat Kampar Apresiasi Polisi Tangkap Residivis Curat di Salo
Viral Kandung RON Pertalite Hanya 86, Ini Penjelasan Pertamina
Nusaperdana.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya Pertamina Patra Niaga buka suara terkait foto viral di Twitter yang menampilkan hasil uji kandungan oktan atau Research Octane Number (RON) BBM subsidi jenis Pertalite yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Foto tersebut menampilkan kandungan RON Pertalite hanya mencapai 86 dari seharusnya 90.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menyampaikan, alat pengujian kandungan nilai RON yang akurat harus mengacu kepada metode standar seperti ASTM RON method. Di mana seluruh proses pengujian dapat divalidasi dan alat yang digunakan selalu dikalibrasi.
Untuk itu, pihaknya belum dapat memastikan kebenaran hasil uji terkait rendahnya kandungan RON dalam Pertalite. Mengingat, hasil uji yang telah dilakukan hanya berupa foto.
"Pada gambar tersebut, Pertamina tidak dapat memastikan alat yang digunakan dalam pengujian RON. Jika alat yang digunakan tersebut adalah Oktan Analyzer Portable, alat tersebut juga harus terbukti sudah terkalibrasi menggunakan certified reference material secara berkala," kata Irto dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (11/10).
Irto menambahkan, kualitas BBM Pertalite tidak berubah dan masih sesuai dengan aturan pemerintah hingga saat ini. Hal ini diperkuat dari hasil uji Lembaga Penelitian dan Pengembangan Industri Minyak dan Gas Bumi (Lemigas)dengan menggunakan 6 sample Pertalite di SPBU wilayah Jakarta.
"Seluruh sample menunjukkan hasil atau spek Pertalite masih sesuai dengan ketentuan Dirjen Migas No. 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) BBM Jenis Bensin RON 90 yang Dipasarkan di Dalam Negeri," pungkasnya.
Sebelumnya, beredar foto viral di Twitter yang menampilkan hasil uji kandungan oktan atau Research Octane Number (RON) Pertalite tidak sesuai dengan spesifikasi. Di mana, foto yang diunggah akun @yo2thok itu menampilkan kandungan RON Pertalite hanya mencapai 86 dari seharusnya 90.
"Ini namanya perampokan dan aparat melempem seperti kerupuk kena air," tulis akun @yo2thok, dikutip Selasa (11/10).


Berita Lainnya
Negara dalam Genggaman Korporasi: Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan yang Menganga
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Mafirion: Momentum Perkuat Kepemimpinan Global
Kementerian Kehutanan Tegaskan Kehadiran Penyidik Kejagung Hanya untuk Pencocokan Data
Kejari Tabanan Tetapkan Tersangka Korupsi LPD Pacung, Sepanjang 2025 Selamatkan Keuangan Negara Rp2,6 Miliar Lebih
Ketum PMRI Rusli Effendi Ajak 2,3 Juta Masyarakat Riau Rantauan Mantapkan Komitmen Perjuangan Riau Jadi Daerah Istimewa, Libatkan Tokoh Nasional
Pandangan Praktisi Hukum Riau: OTT KPK terhadap Gubernur Riau Sarat Kejanggalan Prosedural
Warga Surabaya dan Sidoarjo Soroti Kerja Nyata dan Momen Haru Silaturahmi Adies Kadir
Meutya Hafid Menteri Komdigi Ingatkan Pemda Jangan Abaikan PWI