Viral Pemotor Trobos Tahlilan, Makanan Warga Berhamburan...
Nusaperdana.com - Kasus pemotor mabuk nyelonong dan melindas makanan warga dalam acara tahlilan di Jalan Terogong 3, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, dimediasi oleh polisi. Kini, kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai.
"Setelah tahlilan, tapi kita sudah atas nama RW biar bagaimanapun itu warga kita, jadi tidak ada modus apa-apa. Kita lihat juga unsurnya memang nggak unsur kesengajaan, tapi memang mabuk wajarlah, mabuknya juga murni minuman, dan nggak ada barang bukti apa pun, nggak ada," kata Ketua RW 10 Abdullah Haris di lokasi, Jumat (15/7/2022).
"Jadi kita atas nama keluarga dan pihak kepolisian kita sudah selesaikan secara kekeluargaan dan bagaimanapun itu bagian daripada warga kita," ujar Abdullah.
Lebih lanjut, Abdullah menyebut pihaknya juga telah memanggil keluarga pemotor tersebut. Keluarga pemotor itu juga sudah meminta maaf.
"Saya atas nama RW, panggil mereka semuanya (keluarga) dimediasi, intinya memang ada acara saya, (keluarga pemotor) minta maaf," ujarnya.
Kronologi Pemotor Mabuk Terobos Tahlilan
Abdullah Haris menceritakan detik-detik pemotor itu masuk ke gang dan menyebabkan dirinya serta anaknya terluka. Dia menerangkan peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/7) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, dirinya tengah mengadakan tahlilan 40 harian menantunya. Tahlilan itu diadakan di gang RT 11/10 Jalan Terogong 3.
"Tanggal 12 malam, jam 21.00 WIB, bikin tahlilan selametan, 40 harinya menantu saya," kata Abdullah di Jalan Terogong 3, Jakarta Selatan, Jumat (15/7/2022).
Saat itu, Abdullah telah menutup akses gang untuk umum. Warga pun dialihkan ke gang alternatif lain.
"Ada (jalur alternatif), ini kan melintas masuk bisa keluar ke sana," kata Abdullah.
Tiba-tiba, kata Abdullah, pemotor yang ternyata warganya itu melintas. Pemotor itu nyelonong hingga melindas makanan yang sudah tersaji di karpet.
"Bertetangga, dan kita tidak tahu awalnya karena dia kan pakai helm," ujarnya.
Keluarga Abdullah juga menyiapkan sajian makanan untuk warga yang ikut dalam pengajian. Apesnya, makanan tersebut tak bersisa setelah dilindas motor tersebut.
"(Makanan) habis, nggak ada yang tersisa, 170 (warga yang hadir)," ucap Abdullah.
Abdullah dan anak terluka ringan akibat kejadian itu. Abdullah kemudian mendapati pemotor yang merupakan warganya itu dalam keadaan mabuk.
"Kalau luka sementara anak saya sama saya sendiri nih, memar, karena mungkin ngalangin banyak orang. Mudah-mudahan, dengan kejadian begini, banyak yang mengkategorikan SARA sebagainya itu tidak," kata Abdullah.
Dalam video viral yang dilihat detikcom, Jumat (15/7), video CCTV berdurasi 53 detik itu menampilkan warga sedang kumpul. Terlihat warga yang mayoritas berpeci tengah duduk berjejer sambil menyantap makanan.
Masih dalam video viral itu, saat warga tengah menyantap makanan, tiba-tiba datang pria bermotor menerobos tempat warga. Pemotor itu terlihat melindas makanan yang sedang disantap warga.
Dimintai konfirmasi terpisah, Kapolsek Cilandak Kompol Multazam menerangkan peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/7) pukul 20.00 WIB saat warga tengah menggelar tahlilan. Multazam menyebut pemotor saat itu dalam keadaan mabuk.
"Pulang mabuk bersama teman-teman kampusnya," kata Multazam kepada wartawan, Jumat (15/7).


Berita Lainnya
Warga Binaan Rutan Medan Buka Puasa Bersama Keluarga. 1.543 orang berkumpul di Safari Ramadhan Penuh Makna
Rutan Medan Tancap Gas Atasi Overkapasitas, 85 Napi Tipikor Dipindahkan Selama 2025 - 2026
Pers di Persimpangan AI: Menkomdigi Tegaskan Etika sebagai Nafas Demokrasi
Patisipasi Dalam HPN 2026 di Banten PWI Bengkalis Ikuti Jalan Sehat
Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, PWI Main Bola Bareng ANTARA, TVRI, dan RRI
Ketua PWI Bengkalis Adi Putra Ikuti Retret Kebangsaan Kemenhan RI, Perkuat Peran Pers sebagai Kader Bela Negara
Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan