Walikota Tanjung Pinang, Kota Lama Akan di Tata Untuk Menambah Daya Tarik Wisatawan
Nusaperdana.com, Tanjungpinang -Terkait rencana perbaikan jalan merdeka juga penataan kawasan kota lama, Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP melakukan peninjauan di kawasan tersebut, Kamis (20/01).
Rahma mengatakan, kawasan kota lama termasuk salah satu destinasi wisatawan yang datang ke Tanjungpinang untuk berbelanja.
Untuk itu penataan kawasan kota lama diperlukan untuk menambah daya tarik wisatawan yang datang ke Kota Tanjungpinang.
" Tentu ini menjadi impian bersama untuk dapat menghidupkan kembali suasana kota yang penuh sejarah, sekaligus melestarikan budaya," ujar Rahma.
Rahma berharap pelaksanaan pekerjaannya nanti akan berjalan lancar sesuai dengan rencana.
Mohon do'a dan dukungan dari masyarakat agar segera terealisasi dan tahapan-tahapan pengerjaanya berjalan lancar.
" Penataan kawasan kota lama diharapkan akan berdampak positif, saat penampilannya sudah berubah cantik tentu menambah daya tarik sendiri”, ungkap Rahma.
Dalam penataan kota lama tetap mempertahankan ciri khas yang tidak akan dihilangkan. Konsepnya modern tapi tidak meninggalkan ciri khas kota lama.
Mungkin perubahan pada warna cat, perbaikan trotoar, juga drainase," pungkasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Zulhidayat, S. Hut, menambahkan, peninjauan hari ini terkait pembenahan kota lama. Bersama Walikota, kepala Bappelitbang, Camat dan Lurah setempat, memastikan terkait pengembangan kota lama yang tentunya akan memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat Tanjungpinang terutama yang berdomisili dikawasan jalan merdeka dan sekitarnya, juga pedagang-pedagang disini
“Pada tahap awal dilakukan perbaikan jalan merdeka, kemudian penataan bangunan, drainase, juga taman yang sudah ada akan di tata kembali dan diperbaiki. Terkait anggaran, bekerjasama dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur melalui Pemerintah Provinsi Kepri," terang Zul Sapaan akrabnya.(red/Anes)


Berita Lainnya
Di Wiliyah Bantan Sari Kabupaten Bengkalis Hutan Mangrove Seluas 3,4 Hektar Dibabat Untuk Usaha Tambak Udang
Galian C di Pulau Tinggi Ditutup, Ketua Komisi III DPRD Riau: Perusahaan Tak Hadir Saat RDP
Dishub Kampar Monitoring Lalu Lintas di Pasar Ramadan, Pastikan Arus Tetap Lancar
Komisi III DPRD Riau dan Pemprov Sidak Galian C PT KKU di Kampar, Sumur Warga Kering dan Sawah Terdampak
Ngopi Bareng Ketua IWO Riau, Mafirion Bahas Isu Strategis dan Janji Kawal Keluhan Warga
Mafirion Berbagi Kebahagiaan Ramadhan, 1.200 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan di Inhil dan Kuansing
Warga Resah Dengan Aktivitas Tertutup di Belakang Meja Biliar Yang Diduga Berkedok Judi
KLHK Limpahkan Pengaduan Aktivitas Galian C PT KKU di Sungai Jalau Kampar ke DLH Riau