Dukung Program Vaksinasi, Guru dan Tendik Mulai Divaksin
Nusaperdana.com, Aceh Singkil - Sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Daerah untuk pencegahan Covid 19, khususnya menjelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM), guru di Aceh Singkil mulai divaksin. Vaksinasi untuk guru sudah mulai dilakukan dalam dua pekan terakhir, di beberapa Puskesmas di Kabupaten Aceh Singkil, termasuk pada pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar kemarin.
Dalam kegiatan vaksinasi yang sudah dilaksanakan, Beberapa guru yang sudah divaksin, menyatakan tidak mengalami gejala khusus setelah mengikuti vaksin. Karena itu diharapkan guru-guru lainnya yang belum divaksin agar tidak khawatir secara berlebihan.
Salah satu Guru di Kecamatan Gunung Meriah, Nasrullah mengatakan mendukung pelaksanaan vaksin, demi kesehatan agar terhindar dari Virus Covid 19.
“Untuk keamanan kesehatan agar terhindar dari Virus Corona, sebaiknya kita vaksin, agar aman. Aman terhadap diri sendiri dan orang lain,” kata Nasrullah.
Sementara Agus Kurniawan, selaku Kepala UPTD SD Negeri Blok 6 Baru, Kecamatan Gunung Meriah, menyatakan mendukung pencegahan Covid 19 dengan Vaksinasi dengan mengarahkan seluruh dewan guru untuk divaksin.
“Kami dari SD Blok 6 baru, berjumlah 21 orang tenaga pendidik, kami himbau semua melakukan vaksin. Sebelumnya kami jelaskan tata cara vaksin. Karena tidak ada reaksi, tidak ada kendala saat disuntik makanya kami seluruh dewan guru melaksanakan suntik vaksin. Alhamdullilah kami semua hadir di Puskesmas Gunung Meriah ini dalam mensukseskan Vaksinasi Nasional,” paparnya.
Agus Kurniawan menyatakan bahwa guru harus divaksin sebagai upaya untuk pencegahan Covid dan untuk mengakhiri wabah Covid 19.
“Tenaga pendidik yang ada di Aceh Singkil, mari kita sukseskan suntik vaksin ini supaya wabah covid ini bisa hilang dari dunia,” imbuhnya.
Adapun sasaran vaksinasi Covid 19 untuk guru di Kabupaten Aceh Singkil sebanyak 2.148 orang. Mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai tingkat SMA/SLTA sederajat. Vaksinasi terhadap Guru dilakukan sebagai persyaratan utama untuk memulai Pembelajaran Tatap Muka pada bulan Juli mendatang. (Sulaiman)


Berita Lainnya
Tak Sekadar Lari! Riau Bhayangkara Run 2026 Jadi Kampanye Besar Lawan Karhutla
Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar
Ketua MUI Inhil Apresiasi Kapolda Riau dan Kapolres Inhil, 557 Tersangka Narkoba Berhasil Diamankan
Bhabinkamtibmas Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Teluk Bunian
Bupati Luncurkan Buku Profil Ulama Kharismatik Kabupaten Bengkalis Jilid II
Heboh di Tapung Hilir Belasan Pria Datangi Kebun Sawit dan Bawa Warga ke Polres Kampar Polisi Hadang di Tengah Jalan
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci