Kades Petapahan : Sat Pol PP dan DLH Tutup Saja PKS Tidak Ada AMDAL, Jangan Kalah Sama Pelaku Usaha Ilegal
Nusaperdana.com, Kampar- Pabrik Kelapa Sawit (PKS) mini milik UD Wahyu Jaya di Desa Petapahan Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar Provinsi Riau beroperasi tanpa AMDAL.
Menanggapi hal tersebut Kepala Desa (Kades) Petapahan Kecamatan Tapung Said Aidil Usman (SAU) kepada wartawan dikantornya Rabu sore (5/7) dengan tegas mengatakan, "PKS tersebut sudah seharusnya ditutup, karena tidak ada AMDAL dan kontribusi ke daerah juga tidak ada," katanya.
Diterangkan lebih lanjut oleh SAU, saya tidak melarang orang melakukan investasi di Desa Petapahan, tetapi harus menurut aturan yang ada. Kita tetap menerima investor yang masuk, tetapi dengan harapan bisa bekerja sama dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial dan tenaga kerja.
Investor yang masuk juga tidak boleh mengangkangi aturan yang ada yang akan merusak lingkungan dan masyarakat Desa sendiri. Kita Pemerintahan Desa juga tidak bisa menerima yang bisa merugikan daerah dan masyarakat, karena daerah bukan untuk sekarang saja tetapi juga akan dipakai oleh generasi kita ke depan, terang SAU.
"Saya sangat mendukung investor masuk ke Desa yang taat aturan dan tidak merugikan daerah dan masyarakat. Saya terbuka untuk pihak investor yang ingin berinvestasi di Desa kami," kata Kades.
Saya minta kepada DLH dan Satpol PP Kampar untuk menindak tegas kepada usaha yang tidak taat aturan dan kapan perlu ditutup usahanya karena tidak memberikan kontribusi yang positif, tegas SAU.


Berita Lainnya
Kondisi Kantor Camat Tapung Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Perawatan Aset Pemerintah
Ketua DPRD Kabupaten Kampar dan Anggota DPRD Zumrotun Bagikan Takjil di Depan Kantor DPC Gerindra
Kapolres Bengkalis: Bazar Ramadhan Itu Belum ada Izin Keramaian Tapi Nekat Buka Juga
Kapolres Bengkalis Buka Ruang Kritik, Sinergi dengan PWI Kian Solid di Ramadan
Kapolres Bengkalis; Ini Simbol Marwah dan Amanah, Saat Resmikan Tanjak dan Selempang di Mako Polres
Diduga Tanpa Izin Keramaian, Budhy Desak Polres Bengkalis Hentikan Bazar Ramadhan
Tiga Pria di Bandar Laksamana Diciduk Saat Asyik Konsumsi Sabu
Proyek Rp4,3 Miliar SMPN 6 Siak Hulu Dilaporkan ke Kejari Kampar, Dugaan Penyimpangan Disorot