HUT INI ke-118, Pengda INI Pekanbaru Gelar Pelatihan OSS dan KBLI 2025
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Kata Mereka yang Suhu Tubuhnya 'Ajaib' Saat Pakai Termometer Tembak
Nusaperdana.com, Jakarta - Belum lama ini seorang dokter bercerita tentang termometer tembak yang hasil pengukurannya tidak masuk akal. Di sebuah kantor, ia diukur suhu tubuhnya dan didapatkan angka yang mustahil terukur pada manusia yang masih bernapas, yakni 31 derajat celcius.
Pengalaman tersebut dibagikan oleh dr Shela Putri Sundawa di akun Twitter milik pribadinya yaitu @oxfara. Ini terjadi saat suhu tubuhnya diukur dengan termometer tembak di sebuah kantor di Jakarta.
Kisah serupa rupanya banyak dialami pembaca. Seperti diceritakan oleh pemilik akun Ayu di kolom komentar. Dikisahkan, ia merasa bingung dengan ada dua kasus yang ekstrem. Pertama, semua yang diukur suhunya di bawah 35 derajat celcius tapi sehat sehat saja. Nah loh, ini manusia bukan?
Kedua, pada tempat yang berbeda, ada yang suhunya 37,9 derajat celcius, padahal tidak demam, eh tapi diukur lagi jadi 37 derajat celcius.
"Lah pigimane? Ini jangan-jangan alat palsu bertebaran atau gimana sih?" ungkapnya pada kolom komentar.
Selain Ayu, pembaca lain yaitu Ahmat Surahmat juga membagikan ceritanya. Ia mengatakan itu kesalahan pak satpam saja, yang nggak ngerti gimana alatnya bekerja.
Harusnya mesti dikalibrasi dulu. Kemarin saat ia di periksa di Kalibata City, hasilnya ajaib yaitu 31, 32 dan 33 derajat celcius. Dalam hati ia mengunggapkan kasihan kepada bapak satpam yang bertugas, karena tidak mengerti menggunakan alat tersebut.
Lalu, pemilik akun Halimd pun juga berkomentar. Menurutnya tidak salah-salah juga, karena itu alat memang untuk ukur permukaan, bukan tubuh atau under skin. Lumayan membantu saat testing alat-alat kelistrikan atau mekanik.
Ia menambahkan, mungkin yang dipakai jangan angka yang tertera, tapi perbedaan dari yang normal plus harus di ruangan suhu yang normal. Karena kulit akan menyesuaikan dengan suhu sekitar, kalau tidak beda-beda jauh, suhu tubuh yang akan dominan muncul di yaitu suhu pada permukaan.
Punya pengalaman serupa? Bagikan di komentar ya.


Berita Lainnya
Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Ditlantas Polda Riau Ajak Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas
Perkuat Kedaulatan Hukum Nasional, DPR Desak RUU HPI Batasi Penggunaan Hukum Asing dalam Kontrak Bisnis
Hutama Karya Pastikan Layanan Jalan Tol Tetap Berjalan Normal di Tengah Pemadaman Listrik PLN di Pulau Sumatera
Warga Binaan Rutan Medan Buka Puasa Bersama Keluarga. 1.543 orang berkumpul di Safari Ramadhan Penuh Makna
Rutan Medan Tancap Gas Atasi Overkapasitas, 85 Napi Tipikor Dipindahkan Selama 2025 - 2026
Pers di Persimpangan AI: Menkomdigi Tegaskan Etika sebagai Nafas Demokrasi
Patisipasi Dalam HPN 2026 di Banten PWI Bengkalis Ikuti Jalan Sehat
Sambut HPN dan Piala Dunia 2026, PWI Main Bola Bareng ANTARA, TVRI, dan RRI