Riau Bakal Dilanda Kemarau Panjang

Ilustrasi

Nusaperdana.com, Pekanbaru - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau meminta kepada warga untuk mewaspadai cuaca ekstrem.

Peningkatan kewaspadaan ini berdasarkan laporan yang diterima BPBD bahwa Riau akan dilanda musim kemarau selama 7 bulan di tahun ini.

"Potensi kebakaran bisa muncul berkaitan juga musim kering pada 2020 diprediksi akan terjadi empat bulan pertama di awal tahun sejak Februari," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru Zarman Candra, yang dikutip dari Antara, Senin (13/1/2020) kemarin.

Setelah 4 bulan pertama, di awal tahun. BPBD Pekanbaru memprediksi musim kemarau akan datang pada Agustus hingga Oktober 2020.

 

Menurutnya, kemarau tahun ini bakal lebih lama dibanding pada 2019. 

"Setelah itu, Kota Pekanbaru, Riau dan sekitarnya akan memasuki musim penghujan dan diprediksi kembali dilanda musim kering pada Agustus hingga Oktober 2020. Kemarau yang melanda Riau akan lebih lama dibandingkan 2019," kata Zarman.

Dia menjelaskan, prediksi itu disampaikannya terkait catatan BMKG bahwa pada 2020, khusus di Riau diperkirakan akan terjadi tujuh bulan musim kemarau. Dari 12 bulan, hanya lima bulan basah, selebihnya kering.

Menurut Zarman, mencermati potensi sejumlah area lahan di Pekanbaru rawan terbakar, maka warga diingatkan kembali agar tidak membuka lahan untuk perkebunan atau pertanian baru dengan cara membakar.

Ia mengatakan jangan sampai terulang aksi membakar lahan seperti terjadi di kawasan Air Hitam ini seluas 400 meter persegi pada awal 2020.

"Kami mengajak masyarakat Pekanbaru untuk menaati aturan, dengan ketaatan ini maka masyarakat sudah bisa membantu upaya Pekanbaru bebas dari asap untuk tahun 2020," ungkapnya.**


[Ikuti Nusaperdana.com Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar